Fadjar menambahkan, UMKM yang dihadirkan dalam Inacraft 2023 telah melalui hasil seleksi dari beberapa kriteria mulai dari kesiapan kapasitas produksi untuk order dalam jumlah banyak, kontinuitas dalam memproduksi, hingga sertifikasi.
Pertamina juga menampilkan berbagai aktivitas menarik di booth seperti melukis batik di kayu dan kain, serta belajar menganyam tas.
Selain itu ada juga booth merchandise Moto GP, booth kopi Canaya dari Kamojang juga aneka diskon dan penawaran menarik lainnya.
Baca Juga: PLN Grup Borong 66 Medali di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2023
Keterlibatan UMKM binaan dalam ajang Inacraft merupakan salah satu dukungan Pertamina dalam pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) point 8 terkait dengan penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi serta implementasi program-program berbasis ESG (Environmental, Social and Governance) di seluruh wilayah operasional Pertamina.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.