Inovasi pembibitan ini mampu menyediakan kebutuhan bibit sebanyak 60.000 bibit/tahun yang digunakan untuk kebutuhan reklamasi pasca tambang serta masyarakat sekitar tambang.
Sementara, penghargaan yang diraih oleh PT Semen Padang terkait dengan program konservasi ikan bilih yang dijalankan sejak 2018 karena populasinya yang terancam punah akibat eksploitasi secara masif oleh nelayan di Danau Singkarak.
Baca Juga: Infobank 12th Sharia Award 2023, Jasa Raharga Raih Dua Penghargaan
Konservasi dilakukan di area Taman Keanekaragaman Hayati PT Semen Padang dengan membuat kolam ikan yang dilengkapi dengan tempat pemijahan dan laboratorium pemijahan.
Hasilnya, sudah lebih dari 7.000 ikan bilih hasil pemijahan yang telah disebar ke Danau Singkarak untuk mempertahankan ikan bilih sebagai mata pencarian masyarakat Salingka Danau Singkarak dan juga untuk menjamin ketersediaan ikan bilih yang berkelanjutan.
“SIG berkomitmen untuk mengoptimalkan peran sebagai perusahaan BUMN dengan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh pemangku kepentingan. Komitmen itu diwujudkan melalui semangat untuk terus berinovasi guna meningkatkan kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan,” kata Reni Wulandari.
Baca Juga: Melalui Ajang Tahunan LIKE, PLN Kembangkan Inovasi Mengakselerasi Transisi Energi
Sebagai informasi, Penghargaan Subroto diberikan kepada 62 pemenang dari 14 bidang penghargaan. Jumlah bidang penghargaan ini meningkat dari tahun lalu sebanyak 13 bidang.
Sementara tambahan bidang baru pada tahun ini adalah Bidang Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan.***