rilis-bumn

4 Tahun Transformasi BUMN, ASDP Sukses Pacu Digitalisasi Penyeberangan melalui Ferizy

Jumat, 6 Oktober 2023 | 10:30 WIB
Dalam kurun waktu 4 tahun, di bawah kepemimpinan Menteri BUMN RI Erick Thohir, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sukses melakukan transformasi program digitalisasi penyeberangan. (DOK. ASDP)

Ia menyampaikan, ASDP menjadi salah satu BUMN yang dipandang berkinerja baik dalam 2 tahun terakhir dan melakukan transformasi bisnis sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar Kementerian BUMN melakukan transformasi terhadap BUMN.

Baca Juga: Kolaborasi ASDP Dukung Keberlanjutan Lingkungan di IKN

Erick Thohir memastikan bahwa BUMN menjalankan 5 program prioritas utama yang telah dipaparkan kepada seluruh jajaran BUMN, yakni transformasi, penerapan core value dengan AKHLAK sebagai kunci, rekstrukturisasi bisnis, pemgembangan digital dan peningkatan investasi.

"Pengembangan digital tidak kalah penting apalagi di era disrupsi saat ini menuju teknologi yang semakin canggih dan modern, dan contohnya kita akan terus mendorong teknologi 5G," tutur Menteri BUMN lagi.

Pada kunjungan ke Pelabuhan ASDP beberapa waktu lalu, Erick Thohir mengungkapkan bahwa inovasi yang dilakukan ASDP telah terbukti mengurai kepadatan di area Pelabuhan khususnya pada peak season.

Baca Juga: ASDP Terus Pacu Kawasan Terintegrasi hingga Peningkatan Kapasitas Dermaga Jelang Nataru

Menurutnya, ada terobosan yang luar biasa, salah satunya pada Angkutan Lebaran tahun ini pemudik motor telah tertib membeli tiket ferry via e-ticketing sebesar 95 persen dan roda empat sebesar 90 persen.

“Artinya sudah mulai terbiasa sehingga layanan mudik di lapangan terencana dan terlaksana dengan baik,” katanya.

Layanan e-ticketing Ferizy tidak hanya dilihat dari segi pelayanan namun juga melalui aspek keselamatan.

Baca Juga: Miliki Fasilitas Memadai, ASDP Dorong Bakauheni Harbour City Jadi Ikon Pariwisata Berkelanjutan 

Ira mengungkapkan, data manifest penumpang tercatat lebih akurat karena langsung diisi pengguna jasa secara real time yang dapat diakses stakeholder yakni regulator, pemilik kapal, dan pihak asuransi.

“Selain itu, hak pengguna jasa untuk mendapat jaminan asuransi juga dapat terpenuhi,” ungkapnya.

Selain itu, berdasarkan data lapangan, sejak diberlakukan sistem ini, arus kedatangan pengguna jasa lebih terurai khususnya pada saat Golden Time karena adanya kepastian jadwal kapal.

Baca Juga: Pengguna Aktif Ferizy Tembus 1,6 Juta, ASDP Terus Kebut Digitalisasi E-Ticketing

Durasi transaksi pada saat check in yang sebelumnya diperlukan 8 - 10 menit juga dapat terpangkas hanya menjadi 15 - 25 detik.

Halaman:

Tags

Terkini