Kabar BUMN - PT PLN (Persero) mendukung penuh gerakan sosial 'Gotong Royong Boyong Pohon’ yang diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Hal ini juga sejalan dengan semangat perseroan dalam menjaga kelestarian lingkungan demi mendukung Sustainable Development Goals (SDG’s) atau tujuan pembangunan berkelanjutan.
Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan tujuan gerakan sosial ini adalah menanam pohon sebanyak-banyaknya untuk mengurangi polusi udara di Jakarta dan sekitarnya di masa depan.
Penanaman pohon dimulai dari lingkungan kantor BUMN dan seluruh karyawannya diminta untuk menanam 70 ribu pohon secara serentak melalui gerakan ’Satu Orang Satu Pohon’.
Selain itu, masyarakat juga diundang untuk berpartisipasi dalam Program Gotong Royong Boyong Pohon ini, dengan target menanam 30 ribu pohon.
”Kita ingin sesuai dengan program kita di CSR akan ada penghijauan, pendidikan dan perlindungan kepada UMKM, kita melihat polusi udara ini harus kita lakukan bersama.
Baca Juga: Sukses Wujudkan Transformasi Bisnis dan Peningkatan SDM, PLN Sabet Tujuh Penghargaan IHCBA 2023
"Kementerian BUMN mendorong penanaman pohon dan kemarin PLN sudah mulai,” ujar Erick.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo memerintahkan perusahaan-perusahaan untuk menanam pohon sebanyak mungkin di lingkungan perkantoran sebagai langkah preventif untuk mengurangi dampak negatif pencemaran udara.
”Jakarta perlu 6 hingga 8 tahun recovery. Aset-aset BUMN yang kita punya kita coba dorong untuk membantu penekanan polusi, menanam pohon dan lain-lain,” jelas Erick.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan PLN mendukung upaya pelestarian lingkungan, salah satunya melalui penanaman pohon.
Hal ini, kata Darmawan sejalan dengan upaya PLN mengatasi perubahan iklim dengan melakukan transisi energi demi mencapai Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060.