Produk yang ditawarkan pun berbagai macam, mulai dari craft, fashion, hingga accessories, dan tentunya telah melewati proses kurasi yang ketat.
Menteri BUMN Erick Thohir melalui staf khususnya, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa keikutsertaan UMKM binaan BUMN pada kegiatan ini bertujuan agar para pelaku usaha dapat bersaing secara mandiri di pasar global.
"INACRAFT ini merupakan peluang bagi para pelaku UMKM untuk dapat kuasai pasar ekspor, cari buyer dari berbagai negara.
"Kita juga terus dorong agar UMKM terus meningkatkan produktivitasnya.
"Tidak hanya kuasai pasar ekspor, tapi juga pasar dalam negeri," ucapnya saat mengunjungi booth Rumah BUMN.
INACRAFT 2023 ini diikuti oleh 772 booth dengan target 100 ribu pengunjung dan target transaksi 50 Miliar dalam 5 hari pameran.
Pameran ini juga diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dapat memperluas akses produk buatan Indonesia dapat go global.***