Kabar BUMN - Guna mendukung pengembang gim asli Indonesia dapat bersaing di pasar global, program inkubasi Indigo Game milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjadi wadah bagi 33 studio gim.
Sembilan di antaranya berhasil mendapatkan kontrak penuh dengan publisher global untuk melanjutkan pengembangan gim hingga rilis penuh (full release) dan siap memasuki fase monetisasi.
Sejak didirikan tahun 2019, berbagai kegiatan yang membangun diberikan Indigo Game kepada startup binaannya.
Baca Juga: Platform OCA Milik Telkom Dongkrak Pendapatan Wajib Pajak Kendaraan di Kulon Progo hingga 40 Persen
Salah satunya kegiatan PlayTest Day yang dilaksanakan bekerja sama dengan Bandung Techno Park, program inkubasi startup digital dari Telkom University.
PlayTest Day menjadi salah satu kegiatan di dalam program inkubasi Indigo Game.
Tujuannya untuk melakukan validasi terhadap aspek-aspek kunci dalam pengembangan gim, termasuk gameplay, aspek seni, dan performa gim yang dihasilkan startup-startup binaan Indigo Game sehingga gim yang dikembangkan memiliki kualitas yang unggul dan berskala global.
Baca Juga: Kolaborasi Anak Usaha Telkom, Metranet dengan Jayantara Dukung Sukseskan PPDB 2024
Menurut Deputy EVP Digital Business Builder Telkom, Ida Bagus Mahaputra Arta, “Melalui PlayTest Day, startup gim bisa mendapatkan umpan balik langsung dari 39 orang playtester yang memiliki latar belakang dalam bidang relevan dengan pengembangan gim seperti sistem informasi, rekayasa perangkat lunak, dan multimedia.”
CEO Strayflux Studio, Galih Prasetya sebagai salah satu peserta PlayTest Day turut mengamini hal tersebut.
“Kegiatan PlayTest Day sangat membantu kami dalam mengembangkan dan memvalidasi gim ‘As I Began to Dream’," ungkap Galih.
Baca Juga: Anak Usaha Telkom, Metranet Sepakati Kerja Sama antara Uzone.id dengan Populix
Menurutnya, banyak playtester yang mencoba permainan kami dan memberikan feedback yang berharga, serta menjadi panduan untuk pengembangan kami di masa depan.
Di sisi lain, Indigo Game juga aktif berkolaborasi dengan berbagai komunitas mendukung program pemerintah, dan penerbit global untuk memperkuat peran sebagai pendorong (enabler) bagi studio gim lokal.