rilis-bumn

DEN Nobatkan Pupuk Indonesia Sebagai Perusahaan Paling Atraktif dalam Mendukung Program NZE

Sabtu, 21 Oktober 2023 | 16:30 WIB
Pupuk Indonesia menerima penghargaan Perusahaan Paling Atraktif dalam mendukung Program NZE 260 dari DEN di Gedung Bidakara, Jakarta, Jumat (20/10/2023). (Dok. Pupuk Indonesia)

Kabar BUMN - Komitmen PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk mengembangkan industri hijau di tanah air membuahkan hasil.

Dewan Energi nasional (DEN) yang bekerja sama dengan Majalah Listrik Indonesia menobatkan Pupuk Indonesia sebagai Perusahaan Paling Atraktif dalam mendukung Program Net Zero Emission 2060.

Sejak awal 2023, Pupuk Indonesia telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan baik BUMN maupun swasta internasional dalam pengembangan industri hijau di Indonesia.

Baca Juga: Info Lowongan Magang di Anak Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), Tersedia 8 Posisi, Daftar Secara Online

Hal ini juga menegaskan bahwa Pupuk Indonesia merupakan BUMN yang memiliki visi sebagai Perusahaan nasional berkelas dunia untuk nutrisi tanaman dan solusi pertanian yang juga mendukung ketahanan pangan serta menjadi pemain utama industri petrokimia nasional.

Penghargaan diberikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DEN, Djoko Siswanto dan diterima langsung oleh Direktur Produksi Pupuk Indonesia, Bob Indiarto di Gedung Bidakara, Jakarta, Jumat (20/10/2023).

“Terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan kepada Pupuk Indonesia, penghargaan ini menjadi momentum bagi Perusahaan untuk terus berkontribusi mengejar target net zero emission di tahun 2060,” demikian ungkap Bob Indiarto.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lewat Program Permaisuri

Adapun langkah yang diambil oleh Pupuk Indonesia untuk mendukung penurunan emisi nasional adalah melalui program dekarbonisasi.

Dalam program ini Pupuk Indonesia akan mengembangkan blue ammonia dan green ammonia.

Keduanya merupakan sumber energi bersih masa depan, sekaligus menjadi salah satu bentuk diversifikasi usaha Pupuk Indonesia yang mendukung hilirisasi industri petrokimia dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Tingkatkan Daya Saing Lewat Pembangunan Pabrik Pusri-IIIB

Selain itu, upaya hilirisasi industri petrokimia dan pemanfaatan emisi karbon  juga dilakukan melalui pengembangan pabrik soda ash.

Soda ash ini akan menjadi substitusi impor untuk mendukung industri nasional, seperti keramik, kaca, dan sebagainya.

Halaman:

Tags

Terkini