rilis-bumn

Di Konferensi Kelistrikan se-Asia Pasifik, PLN Paparkan Skenario Transisi Energi Menuju NZE 2060

Minggu, 22 Oktober 2023 | 15:00 WIB
Direktut PLN Darmawan Prasodjo saat keynote speech di Conference on the Electric Power Supply Industry (CEPSI) di Xiamen, China pada Jumat (20/10/2023). (Dok. PLN)

"Dari 1 miliar ton emisi pada 2060, kami akan mengubahnya menjadi nol ton emisi pada 2060," tegas Darmawan.

Baca Juga: Pakai Pengamanan Empat Lapis, PLN Siap Listriki JIS untuk FIFA World Cup U17

Selain itu, sejak Pemerintah menyatakan komitmen mencapai target NZE pada 2060 di tahun 2020 silam, PLN tidak tinggal diam dalam upaya dekarbonisasi.

Langkah strategis seperti pengurangan porsi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) pada Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) serta transisi pembangkit fosil dengan pembangkit gas mampu mengurangi emisi karbon hingga 3,5 juta ton CO2 per tahun.

"Kami juga terus mengembangkan inovasi teknologi dengan melakukan teknologi co-firing biomassa, pengembangan hidrogen hijau serta kajian terkait carbon capture storage.

Baca Juga: Program Co-Firing PLTU PLN Mampu Tekan Emisi Karbon Hingga 717.616 Ton CO2

"Upaya-upaya ini secara paralel mampu mereduksi emisi," tegas Darmawan.

Darmawan juga menegaskan PLN membuka seluas luasnya ruang kolaborasi dengan berbagai pihak.

Upaya Perseroan dalam mereduksi emisi memerlukan dukungan dari semua pihak, tak terkecuali dari negara China.

Baca Juga: Transformasi PLN Hasilkan Inovasi Bisnis & Peningkatan Kapasitas SDM, Dirut PLN Raih Penghargaan Internasional

"PLN membuka peluang kerja sama dengan mengedepankan spirit of fairness, di mana semua kerja sama dan peluang investasi mampu mendorong terwujudnya transisi energi, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tanah air," tegas Darmawan.***

Halaman:

Tags

Terkini