rilis-bumn

Ajang Temu Praktisi Digital, Pertamina Digital Expo Resmi Dibuka

Rabu, 1 November 2023 | 20:30 WIB
Direktur Penunjang Bisnis Pertamina Erry Widiastono (tengah) membuka secara resmi acara “Pertamina Digital Expo 2023” yang diselenggarakan di Hall Kasablanka, Jakarta, Rabu (1/11). (DOK.PT Pertamina (Persero))

Kabar BUMN – Ajang Pertamina Digital Expo 2023 (DigiExpo) resmi dibuka pada Rabu, 1 November 2023 di Kasablanka Hall, Jakarta.

Digelar selama dua hari hingga besok 2 November 2023, acara DigiExpo menjadi pertemuan dan hub antara mitra dan praktisi digital, bersama para praktisi andal dari berbagai perusahaan.

Pertamina DigiExpo juga menghadirkan pameran transformasi teknologi, tidak hanya teknologi yang diusung Pertamina namun juga berbagai pelaku usaha.

Baca Juga: PT MUM (PNM Group) Buka 9 Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK Sederajat hingga D3/S1 dari Jurusan Tertentu

Hadir dalam pembukaan Asisten Deputi Bidang TI KBUMN RI Muhammad Rizal Kamal, Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) Erry Widiastono, jajaran komisaris dan direksi Subholding Pertamina Group, serta sejumlah eksekutif perusahaan-perusahaan lainnya.

Direktur Penunjang Bisnis Erry Widiastono mengungkapkan, Pertamina memahami pentingnya transformasi bisnis bagi perkembangan usaha. Di Pertamina, transformasi bisnis telah dilakukan dan terbukti membawa manfaat yang besar, yakni mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi dan efektivitas, serta mendorong proses bisnis lebih cepat.

"Transformasi digital menjadi langkah penting dalam mengubah cara industri migas, khususnya Pertamina, dalam menjalankan operasional sehari-hari. Transformasi digital yang diterapkan Pertamina juga mampu memberikan value dalam cost optimization," jelasnya pada Pembukaan Pertamina Digital Expo 2023.

Baca Juga: Cuma Bayar Rp 35 Ribu, Kamu Sudah Bisa Keliling 5 Negara Seharian di Taman Wisata Karang Resik, Tasikmalaya

Erry menjelaskan, pada 2022, transformasi digital Pertamina menghasilkan value creation hingga mencapai $441juta bagi perusahaan. Selain itu, juga ada value creation yang dikontribusikan ke negara senilai $36,8juta.

Transformasi digital juga mampu menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti yang dilakukan Pertamina dalam program Digital SPBU.

Program ini merupakan upaya Pertamina untuk memantau volume BBM di setiap wilayah di Indonesia, sehingga Pertamina mampu mengarahkan BBM subsidi dengan tepat sasaran.

Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Pertamina Turun

Pentingnya digitalisasi juga diakui oleh Kementerian BUMN, di mana salah satu program prioritas KemenBUMN saat ini adalah Program Kepemimpinan Teknologi (Leadership Technology).

M Rizal Kamal Asisten Deputi Bidang Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN menambahkan, BUMN telah menjalankan 4 tahun transformasi.

Halaman:

Tags

Terkini