Baca Juga: Kolaborasi InJourney dan ITDC Sukses Selenggarakan Program IHH Batch 4
“Kami sangat menyambut baik kerja sama serta kolaborasi ini, terlebih dengan hadirnya equestrian yang berstandar internasional, international golf course, serta pembangunan hotel baru yang tentunya hal ini akan menambah fasilitas kompleks di sekitar kawasan KEK Mandalika dan akomodasi untuk mendukung berbagai event yang terlaksana di sekitar KEK Mandalika,” kata Direktur Utama InJourney Dony Oskaria.
“Beberapa atraksi dan event lain akan diselenggarakan di KEK Mandalika salah satunya ialah pelaksanaan Porsche Sprint Challenge.
“Kehadiran Porsche Sprint Challenge ini akan menjadi salah satu magnet baru yang semakin memperkuat KEK Mandalika sebagai destinasi sport tourism,” tambah Dony.
Baca Juga: Punya Potensi, ITDC Fokus Dorong The Mandalika Jadi Destinasi Utama Sport Tourism di Indonesia
Di sisi lain, Direktur Utama ITDC Ari Respati mengatakan penandatanganan kerja sama tersebut merupakan bukti upaya Perusahaan melakukan percepatan pengembangan The Mandalika.
“The Mandalika dengan luas wilayah mencapai 1.175 ha dengan status clear and clear ini, memiliki potensi wilayah yang layak dikembangkan.
“Selain memiliki bentang alam yang indah dengan bukit, laut dengan garis pantai berpasir putih sepanjang 16 km, The Mandalika juga didukung oleh kelengkapan fasilitas dalam kawasan,” paparnya.
Baca Juga: The Nusa Dua Kelolaan PT ITDC Bersiap Sambut KTT AIS Forum 2023
Saat ini, The Mandalika telah dilengkapi dengan jaringan jalan sepanjang 42,15 km, jaringan listrik dan komunikasi, instalasi air bersih dan air kotor, jaringan drainase sepanjang 16,8 km, Bazaar Mandalika yang merupakan area UMKM berkapasitas 302 kios, Kuta Lane, Balawista dan Masjid Nurul Bilad serta sentra parkir.
ITDC tengah menyiapkan instalasi Ground Water Tank (GWT) berkapasitas 23.000 m3/hari.
Selain itu, ITDC juga akan membangun Wastewater Treatment Plant (WWTP) berkapasitas 18.000 m3/hari dan Solid Waste Treatment Plant (SWTP) berkapasitas 358 m3/hari.
Baca Juga: Kolaborasi dengan GNI, ITDC Bentuk Paguyuban Pedagang Asongan di KEK Mandalika
”Kami optimistis dengan kemudahan berinvestasi berupa insentif serta proses pengurusan yang mudah dengan adanya administrator KEK di dalam kawasan, akan semakin banyak investor yang masuk ke KEK Mandalika.
“Kami juga percaya investasi yang ditandatangani hari ini juga akan semakin menambah nilai jual kawasan baik di mata calon investor maupun wisatawan yang berkunjung. Dan pastinya menambah multiplier effect pengembangan Mandalika bagi ekonomi masyarakat,” tambah Ari.
Berdasarkan perhitungan ITDC, saat ini multiplier effect yang timbul dari pengembangan KEK Mandalika berupa penyerapan tenaga kerja lokal sebanyak 350 Tenaga Kerja Operasional & Pemeliharaan, 1.800 Tenaga Kerja Hotel & Restaurant, 800 Tenaga Konstruksi, 8.000 Tenaga kerja Event.