rilis-bumn

Edukasi Kecukupan Saldo Kartu Uang Elektronik, Hutama Karya Kurangi Layanan Top-up Tunai di Gerbang Tol

Jumat, 3 November 2023 | 14:45 WIB
Hutama Karya berupaya memaksimalkan sistem pembayaran non-tunai atau uang elektronik (UE). (Dok. Hutama Karya)

 

Kabar BUMN - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mulai mengurangi layanan top-up kartu UE secara tunai di seluruh jalan tol yang dikelola.

Ini merupakan upaya Hutama Karya memaksimalkan sistem pembayaran non-tunai atu uang elektronik (UE).

Dimana tujuan diterapkannya sistem tersebut adalah untuk memangkas waktu proses transaksi di jalan tol sehingga meminimalkan antrian dan kemacetan yang kerap terjadi pada sistem pembayaran tunai.

Baca Juga: Inovasi untuk Solusi, Hutama Karya Raih Empat Penghargaan di Bidang Komunikasi dan Bisnis

Untuk itu, Hutama Karya memberikan edukasi mengenai kecukupan saldo uang elektronik sebelum berkendara.

Uji coba perdana dilakukan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru – Dumai (Permai) secara bertahap.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo mengatakan bahwa sejak 20 Oktober 2023, layanan top-up tunai di tol Permai pada Gerbang Tol (GT) Kandis Utara dan GT Kandis Selatan diubah menjadi layanan non top-up (direct tapping), sehingga layanan top-up tunai yang semula tersedia di 7 GT, menjadi hanya 5 GT dan akan terus dikurangi secara bertahap hingga akhir tahun ini.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, Hutama Karya Garap Proyek Bendungan Karangnongko di Bojonegoro

“Jika uji coba ini berhasil di tol Permai, akan kami terapkan juga di ruas tol lainnya.

"Diharapkan dengan pengurangan top-up tunai ini, pengguna jalan tol mulai terbiasa untuk mengecek dan mengisi saldo kartu UE terlebih dahulu sebelum melintas di jalan tol, mengingat layanan top-up tunai ini hanya layanan penunjang apabila terdapat kartu UE yang kurang saldo,” tutur Tjahjo.

Kedepannya, Hutama Karya akan menghilangkan pilihan layanan top-up tunai di seluruh jaringan gerbang tol yang dikelola untuk menghindari proses transaksi tunai yang memakan waktu dan menimbulkan antrian.

Baca Juga: Kinerja Keuangan Tumbuh Progresif, Pertegas Komitmen Hutama Karya Sebagai BUMN Infrastruktur Terkemuka

Selain itu, transisi ini juga dilakukan sebagai dukungan perusahaan menuju penerapan sistem transaksi nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) yang akan segera diujicobakan di beberapa tol di Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini