rilis-bumn

Pertama Kali Berpartisipasi, Peruri Langsung Raih Emas di Ajang Asia Sustainability Report Rating 2023

Selasa, 7 November 2023 | 17:15 WIB
Peruri raih emas di ajang ASRRT 2023. (Dok. Peruri)

Sustainability Report Peruri 2022 mengusung tema “The Remarkable Journey Towards Sustainable Growth”.

Baca Juga: UMKM Binaan Peruri Pameran di China, Laku Keras!

Penghargaan ASRRAT 2023 merupakan ajang apresiasi terhadap kualitas laporan keberlanjutan atau sustainability report yang didasarkan pada standar Global Reporting Initiative (GRI) yang diikuti oleh perusahaan dalam dan luar negeri termasuk Bangladesh, Filipina, Australia, dan Rusia.

Penilaian dilakukan oleh para assessor yang berkompeten (Certified SR Specialist).

Penghargaan ini memotivasi Peruri untuk turut dan terus berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan melalui tindakan-tindakan konkret pelestarian lingkungan yang telah dituangkan dalam Roadmap Peruri Hijau.

Baca Juga: Punya Komitmen Kuat Bangun Lingkungan dan Masyarakat, Peruri Terima Penghargaan TSLP dari Pemkab Karawang

“Kami optimistis bahwa pendekatan dan kontribusi tersebut dapat menciptakan nilai jangka panjang dan dampak positif yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” lanjut Gandung.

Dalam pidato pembukaannya, Ketua NCCR, Dr. Ali Darwin mengapresiasi para peserta ASRRAT 2023.

“Dedikasi Perusahaan dan organisasi terhadap transparansi dan akuntabilitas serta inisiatifnya untuk mengukur dan memitigasi risiko dampak lingkungan dan sosial yang telah dicapai dalam mengurangi emisi, melestarikan sumber daya, dan memajukan keadilan sosial.

Baca Juga: Kekeringan Melanda, Water Treatment Plant dari Peruri Jadi Sumber Bantuan Air Bersih di Lokasi Terdampak

“Hal ini juga berfungsi sebagai roadmap untuk diikuti oleh bisnis dan organisasi lain,” ujarnya.

Mantan Menteri Riset dan Teknologi Indonesia Prof. Bambang Brodjonegoro dalam pidato online-nya memaparkan bahwa tema ini cukup mendesak, menavigasi jalur menuju net zero.

“Planet kita telah mengalami peningkatan suhu rata-rata yang mengkhawatirkan sebesar 1,1 derajat Celsius, yang merupakan akibat langsung dari emisi gas buang yang pernah kita lakukan.

Baca Juga: Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) Buka Lowongan Magang dengan Dua Posisi, Deadline Besok!

“Tujuan ke depan sangat jelas. Kita harus mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan dan berupaya mencapai emisi nol pada tahun 2050 untuk memitigasi peningkatan suhu lebih lanjut,” ujar Prof. Bambang Brodjonegoro.

Halaman:

Tags

Terkini