Layanan traceability terkait komoditas adalah layanan yang memungkinkan pengguna untuk melacak asal-usul, perjalanan, dan proses produksi suatu komoditas.
Layanan ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti memastikan keamanan dan kualitas produk, meningkatkan transparansi rantai pasokan, dan mendukung keberlanjutan.
Layanan traceability terkait komoditas dapat berupa, pertama, sistem informasi traceability yang mengumpulkan dan menyimpan data tentang komoditas.
Sistem ini dapat berupa aplikasi web, aplikasi seluler, atau perangkat keras.
Kedua, tag atau sensor yang dipasang pada komoditas untuk mengumpulkan data.
Tag atau sensor ini dapat berupa RFID, barcode, atau sensor lainnya.
Ketiga, perangkat lunak yang digunakan untuk menganalisis data traceability.
Perangkat lunak ini dapat digunakan untuk melacak pergerakan komoditas, mengidentifikasi risiko, dan membuat laporan.
Untuk mendukung pelayanan traceability PTSI bekerjasama dengan sejumlah Kementerian dan instansi.
Vice President Sustainability Surveyor Indonesia, Martinus Nata, mengungkapkan dalam layanan pendampingan rating ESG, Surveyor Indonesia mampu memperbaiki rating ESG perusahaan dari penilaian lembaga rating antara lain Sustainalytics, MSCI, dan CDP.
“Rating ESG yang baik dari Lembaga rating dapat meningkatkan kepercayaan dan minat investor, pelanggan, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya terhadap perusahaan,” ungkap Nata.
Layanan ESG merupakan salah satu jenis layanan jasa SURE atau Sustainability Services Surveyor Indonesia.
Baca Juga: Indah dan Sejuknya Taman Air yang Dibangun untuk Tempat Istirahat Keluarga Kerajaan Karangasem, Bali