Destinasi pariwisata yang akan dikembangkan di Kalimantan Utara sendiri telah memiliki potensial pasar dengan adanya industri hilirisasi dimana kawasan tersebut merupakan industri pengolahan bahan siap jadi seperti nikel, petro chemical, aluminium dan oil refinery.
Baca Juga: Kolaborasi dengan GNI, ITDC Bentuk Paguyuban Pedagang Asongan di KEK Mandalika
Ema optimistis kerja sama ini dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan industri pariwisata di Kalimantan Utara.
“Diharapkan juga dapat menciptakan lapangan kerja yang berhubungan dengan kepariwisataan dan membuka peluang ekonomi serta dapat meningkatkan sektor pariwisata di Indonesia,” tutup Ema.***