Menurutnya, kondisi ini didorong dengan permintaan domestik serta permintaan dalam negeri yang diperkirakan dapat mengimbangi perlambatan ekspor barang.
“Setelah tahun 2023, ekonomi kita bisa mencapai pertumbuhan di atas 6 persen, sehingga menghasilkan dampak positif bagi Indonesia, maka dari itu setiap industri dari berbagai perusahaan perlu mempertahankan kinerja tersebut,” ungkapnya.
Ia pun mengapresiasi para pemenang di ajang Indonesia Finance Award (IFA) tahun ini yang dari segi keuangan sudah menunjukkan kapabilitas yang baik, sehingga siap berkolaborasi menjadikan Indonesia sebagai epicentrum ekonomi di kawasan ASEAN.