Di Region Jawa, Hotel jaringan HIG yang menjadi leading yaitu The Manohara Hotel Yogyakarta dengan okupansi sebesar 81%. Hotel bintang 4 milik PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko ini juga mencatatkan okupansi tertinggi pada September 2023 yaitu 78%.
Hotel dengan okupansi tertinggi selanjutnya yaitu KHAS Gresik sebesar 79,85%, dan selanjutnya yaitu Khas Malioboro Yogya dengan tingkat hunian sebesar 71,30%.
Di Region Sumatera, hotel jaringan HIG dengan okupansi tertinggi yaitu KHAS Ombilin sebesar 87,5%. Hotel bintang 3 milik PT Bukit Multi Properti (BMP) ini juga menjadi leading di region sumatera pada bulan September dan Agustus sebesar 85%.
Okupansi tertinggi selanjutnya dicatatkan oleh KHAS Parapat dan Truntum Padang.
Di Region Kalimantan dan Sulawesi, Hotel jaringan HIG dengan okupansi tertinggi yaitu Yulia Hotel Gorontalo. Hotel bintang 3 milik PT Yulia Nusapala Gorontalo tersebut memiliki okupansi sebesar 83%.
Baca Juga: Di Global Forum for Climate Movement, Dirut PLN Ajak Kolaborasi Global Atasi Perubahan Iklim Dunia
"Kami optimis target okupansi kamar di Tahun 2023 dapat tercapai. Kami berharap di akhir tahun nanti akan ada peak season Libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2024 yang diproyeksikan dapat mengatrol okupansi hotel di Jaringan HIG," ungkap Rizal Kasim, Direktur Utama HIG.
"Kami yakin bahwa dengan kolaborasi yang berkelanjutan seluruh pihak dapat mencapai pemulihan pariwisata yang kuat dan berkelanjutan," tambahnya.***