rilis-bumn

Sukses Produksi Green Hydrogen, Kini PLN Siapkan Stasiun Pengisian untuk Rantai Pasok Di Sejumlah Daerah

Kamis, 23 November 2023 | 12:45 WIB
Green hydrogen plant di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Priok, Jakarta Utara. (Dok. PLN)

Direktur Utama PLN Indonesia Power (PLN IP) Edwin Nugraha Putra memaparkan bahwa diresmikannya 21 unit GHP akan menambah kapasitas excess produksinya yang digunakan untuk HRS pertama di Indonesia.

Baca Juga: 639 Lulusan IT PLN Siap Jawab Kebutuhan Kompetensi SDM untuk Transisi Energi

Edwin menjelaskan, produk GHP nantinya disimpan di dalam tabung bertekanan 156 bar kemudian dikirimkan ke PLTD Senayan menggunakan truk hidrogen sebagai supply utama pada HRS.

“Ke depan GHP yang ada ini akan kami kembangkan di pembangkit-pembangkit kami, khususnya yang sejenis, sehingga produksinya bisa semakin besar dan menambah hydrogen refueling station di sejumlah daerah,” ucap Edwin.

Periset Ahli Utama, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Eniya Listiani Dewi menambahkan, ekosistem pengembangan green hydrogen di tanah air memang harus segera dibentuk.

Baca Juga: Pemerintah Dorong PLN Terus Kembangkan Produksi Hidrogen Sebagai Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan

Dirinya menilai potensinya sangat besar karena juga berpeluang masuk pada rantai pasok hidrogen dunia.

“PLN sudah punya banyak lokasi (GHP) dan kemitraannya juga sudah terbangun.

“Kita bisa membuat (hydrogen refueling station) dari Jakarta sampai ke arah Patimban, karena di sana ada greenport dan potensi ini bisa menghadirkan hydrogen highway,” ungkapnya.

Baca Juga: Di Global Forum for Climate Movement, Dirut PLN Ajak Kolaborasi Global Atasi Perubahan Iklim Dunia

Eniya juga secara khusus mengapresiasi langkah PLN yang akan membangun HRS pertama untuk kebutuhan transportasi.

Upaya strategis ini memiliki potensi besar untuk menarik masyarakat semakin terlibat dalam peralihan ke energi ramah lingkungan.

“Nah, ke depan hidrogen untuk transportasi ini kalau di tahun 2060 permintaannya itu tertinggi, bukan hanya di industri.

Baca Juga: Berakhir 30 November 2023, Sudah Puluhan Ribu Pelanggan PLN Nikmati Promo Tambah Daya Spesial HLN Ke-78

“Transportasi itu 10 kali lebih banyak demand-nya,” imbuh Eniya.***

Halaman:

Tags

Terkini