Kabar BUMN - Serikat Pekerja Tingkat Perusahaan Perkebunan (SPTP-BUN) PT Perkebunan Nusantara V bersama Board Of Management PTPN V sukses melaksanakan Perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2024-2025.
Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko Santosa didampingi SEVP Operation Ospin Sembiring dan SEVP Business Support Rurianto serta Ketua Umum SPTP-BUN PTPN V Asmanuddin Sinaga berikut jajaran Tim Perundingan Manajemen dan Tim Perundingan Serikat Pekerja hadir langsung dalam perundingan PKB yang berlangsung di Batam, Kepulauan Riau, belum lama ini.
Bang Udin, begitu ketua umum SPTP-BUN PTPN V itu akrab disapa mengatakan salah satu poin penting dalam PKB tersebut adalah keseimbangan antara perusahaan dan pekerja demi transformasi dan keberlanjutan perusahaan di masa mendatang.
Baca Juga: Waspadai Maraknya Phising Jelang Akhir Tahun, Kenali Modus-modusnya Agar Tidak Tertipu
“Mewakili seluruh karyawan, saya sangat bersyukur Bapak Jatmiko Santosa memberikan ruang kepada kita untuk terlibat aktif dalam transformasi perusahaan. Balance atau keseimbangan yang beliau tempatkan antara perusahaan dan pekerja telah membawa perubahan signifikan yang kami rasakan manfaatnya bersama,” katanya.
Manfaat dari sinergi dan kolaborasi positif yang berdampak pada transformasi berkesinambungan tersebut, lanjut dia, mulai dari hattrick kinerja finansial tertinggi sepanjang sejarah selama tiga tahun berturut-turut hingga perolehan imbalan jasa tahunan atau bonus tertinggi yang diterima ribuan karyawan.
Kedepan, ia menjelaskan serikat pekerja dan manajemen PTPN V memiliki semangat yang sama untuk bergandengan tangan memajukan perusahaan.
“Dan itu sesuai motto serikat pekerja perusahaan sehat karyawan sejahtera. Kami selaku pekerja menyadari sepenuhnya bahwa kesejahteraan pekerja dapat diraih apabila perusahaan sehat mampu untuk tumbuh dan berkembang,” urainya.
Secara umum, Bang Udin menuturkan proses perundingan berjalan dengan sangat baik.
Nuansa kebersamaan dan visi serta misi yang sewarna membuat kedua belah pihak membahas perundingan dalam penyusunan PKB baru periode 2024-2025 dengan sangat baik.
“Kami semua memiliki landasan yang sama, yakni semangat mendukung transformasi demi terwujudnya corporate sustainability,” lanjutnya.
Lebih jauh, ia turut menjelaskan semangat kebersamaan dan keharmonisan yang telah tercipta dengan baik selama ini akan terus dijaga dan ditingkatkan demi mencapai target yang telah ditetapkan pemegang saham, dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara hak dan kewajiban kedua belah pihak.
Dengan begitu, lanjut bang Udin, akan muncul motivasi dan semangat kerja dari para karyawan meningkatkan kinerja juga kedisiplinan.