rilis-bumn

Public Expose 2023, PGN Paparkan Kinerja dan Upaya Strategis Pengelolaan Gas Bumi Nasional

Kamis, 30 November 2023 | 19:30 WIB
PGN memaparkan kinerja di acara Public Expose Festival 2023 yang digelar Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (29/11/2023). (Dok. PGN)

Salah satu sebab peningkatan volume niaga karena rerata harga gas yang dijual PGN memang sangat kompetitif bila dibandingkan bahan bakar lain seperti HSD (setara USD 41,18/MMBTU), LPG – 12 kg (setara USD 26,20/MMBTU) atau MFO (setara USD 33,74/MMBTU).

Baca Juga: Sukses Jaga Jam Kerja Aman dan Utamakan Keselamatan Kerja, PGN Sabet 14 Penghargaan Keselamatan Migas 2023

Portofolio usaha lain yang dilaksanakan anak perusahaan beberapa yang mencapai pertumbuhan kinerja adalah transportasi minyak sebesar 42,9 MMBOE atau bertumbuh 400% karena penyaluran minyak melalui pipa Rokan.

Kemudian pada regasifikasi LNG terdapat kenaikan 21% menjadi 158 BBTUD karena adanya kenaikan permintaan di LNG Hub Arun.

Atas kinerja operasional tersebut maka pendapatan konsolidasi yang dibukukan PGN meningkat sebesar 2% atau tercatat USD2,69 miliar.

Baca Juga: Pengembangan Proyek Biomethane Konsorsium PGN dengan JGC, Osaka Gas dan INPEX di Sumatera Selatan

Dimana kontribusi terbesar diperoleh dari bisnis niaga dan transmisi gas bumi sebesar 78% dan selebihnya merupakan usaha hulu dan lainnya.

Posisi kas setara kas masih terlihat solid untuk kebutuhan investasi dan modal kerja perusahaan, dimana nilai yang dibukukan sebesar USD 1,04 miliar.

Angka ini mengalami penurunan dari periode yang sama tahun sebelumnya karena upaya perusahaan memperbaiki struktur hutangnya melalui aksi korporasi pembelian kembali obligasinya.

Baca Juga: Tingkatkan Penyerapan Gas Domestik, PGN Grup Serap Pasokan LNG IDD Bangka dari WK Rapak

“Posisi kas kami masih baik pasca buyback tahun ini dan didorong dari operating cashflow yang terjaga.

“Selain itu melihat dari interest coverage ratio (sebesar 10,3x) serta rasio hutang terhadap modal (sebesar 0,5x) maka PGN masih dalam kondisi likuiditas yang sehat.

“Bilamana ke depan dibutuhkan pembiayaan eksternal maka kesempatan itu masih terbuka untuk kami,” ujar Fadjar Harianto Widodo selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Baca Juga: PGN Subholding Gas Pertamina Teken Empat Perjanjian untuk Perkuat Ketahanan Pasokan Gas Bumi Nasional

Selanjutnya dalam belanja modal sudah terealisasi sebesar USD 132 juta dengan pemakaiannya 57% untuk usaha hilir beserta lainnya dan selebihnya untuk kebutuhan usaha dibidang hulu.

Halaman:

Tags

Terkini