BUMN pun berhasil menciptakan lapangan kerja yang luas, meningkatkan produktivitas serta memberikan kontribusi signifikan kas negara.
“Dengan berani mengambil risiko dan inovasi sebagai kuncinya, BUMN dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengatasi tantangan ekonomi seperti berkontribusi pada penerimaan negara, menaikkan daya beli masyarakat, hingga menggerakkan pembangunan infrastruktur tanah air.
“BUMN pun berperan signifikan dalam melaksanakan TJSL dengan penuh dedikasi. Tentunya BUMN sudah membuktikan dampak positifnya terhadap kehidupan masyarakat secara luas. Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi kita semua,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Juri TOP BUMN Awards 2023 Wimboh Santoso menjelaskan, BUMN memiliki peran sebagai motor penggerak yang ideal, terutama bisnis jangka pendek.
Ia melanjutkan, BUMN bisa menstimulasi layanan kepada masyarakat yang secara komersial tidak bisa dilayani oleh perusahaan lainnya.
“BUMN ini menjadi kepanjangan tangan dari pemerintah yang memberikan service kepada masyarakat. Inilah langkah strategis pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat.
“Untuk itu saya juga ingin mengingatkan bahwa tantangan ekonomi global masih perlu dihadapi. Perusahaan pun perlu berkompetisi dalam perkembangan bisnis yang mengadaptasi teknologi digital.
“Setiap Perusahaan juga perlu memperbaiki aspek tata kelola agar Sumber Daya Manusia (SDM) bisa berkembang dibarengi dengan transformasi digital,” lanjutnya.
Hingga Kuartal III Tahun 2023, Jasa Marga berhasil mempertahankan kinerja positif yang sejalan dengan peningkatan volume lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group.
Peningkatan kinerja positif Perseroan tercermin dari pencapaian Pendapatan Usaha sebesar Rp11 Triliun atau tumbuh 7,7% yang merupakan kontribusi dari kinerja Pendapatan Tol sebesar Rp9,8 Triliun yang meningkat 5,1% dari Kuartal III Tahun 2022, serta kontribusi kinerja Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp1,2 Triliun atau naik 34,8% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.
Realisasi EBITDA Perseroan juga meningkat, yaitu mencapai Rp6,8 Triliun, meningkat 5,7% dari Kuartal III Tahun 2022 dengan realisasi EBITDA Margin mencapai level 62,1%.***