“Apalagi misi utama TKMPN ialah mewadahi lahirnya karya-karya terbaik dan fenomenal di bidang improvement maupun inovasi dalam lingkup bidangnya masing-masing,” kata Setyo.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X yang membuka ajang TKMPN XXVII 2023 berharap kegiatan ini dapat menjadi arena yang tepat untuk berkompetisi serta saling berbagi inovasi atas temuan karya mutu dari berbagai jenis usaha atau industri sekaligus bisa menambah motivasi untuk melahirkan terobosan baru yang lebih inovatif.
“Ajang ini diharapkan dapat memperbaiki kinerja untuk meningkatkan mutu dan produktivitas usaha di bidang usaha masing-masing.
“Sebab, ketika kemampuan kompetensi dan keterampilan SDM berhasil kita tingkatkan, maka inilah modal kuat agar kita mampu bersaing dengan negara-negara lain,” paparnya.
Sebagai peraih platinum, Tim Notion menunjukkan inovasi pemanfaatan teknologi Motorway Incident Detection Automatic Signaling (MIDAS) dan Radar Congestion Alert sebagai deteksi dini adanya gangguan dan peningkatan volume lalu lintas sehingga dapat dilakukan penanganan lebih dini dan tepat sasaran.
Sementara itu, untuk Tim Iteam meraih penghargaan platinum berkat inovasi pemanfaatan Sistem GTO (Gardu Tol Otomatis) Mobile sebagai solusi untuk memastikan ketersediaan layanan transaksi pada gerbang tol dalam berbagai macam kondisi dan skenario operasional.
Peraih penghargaan gold, Tim Slytherin Owl membawakan inovasi pengembangan Human Capital Integrated System (HCIS) oleh Jasa Marga yang dapat digunakan oleh seluruh Anak Perusahaan Jasa Marga Group dalam mekanisme Shared Service.
Sedangkan Tim Nuraga yang juga meraih gold membawakan inovasi untuk membantu Usaha Kecil Mikro dan Koperasi (UMKK) mendapatkan Sertifikasi untuk Pengadaan Barang dan Jasa khususnya sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Halal dan Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan pembiayaan dari BUMN menggunakan sistem digital yang dapat diakses 24 jam.
Dalam mendukung kontingen inovasi berkompetisi di tingkat nasional seperti TKMPN, Jasa Marga secara rutin menyelenggarakan ajang Jasa Marga Innovation Competition (JMIC).
Ajang tersebut merupakan tahap seleksi kontingen inovasi, melakukan review terhadap makalah yang diikutsertakan dalam kompetisi inovasi, mengadakan pelatihan penyusunan makalah dengan berbagai macam metode, hingga mengadakan pelatihan public speaking untuk para Roadster kontingen inovasi.***