rilis-bumn

Di COP28 Dubai, PLN Ajak Komunitas Global Kolaborasi Wujudkan Energi Bersih

Minggu, 3 Desember 2023 | 18:00 WIB
Dirut PLN Darmawan Prasodjo saat menyampaikan perubahan iklim sebagai persoalan global di COP28 Dubai, UEA, Jumat (1/12/2023). (Dok. PLN)

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo yang juga sebagai panelis dalam acara tersebut menjelaskan, perubahan iklim adalah persoalan global, karena 1 ton emisi CO2 di Dubai akan menimbulkan dampak kerusakan yang sama dengan 1 ton emisi CO2 di Jakarta.

Maka, satu-satunya cara untuk terus maju adalah melalui kolaborasi.

“Ini adalah masalah global untuk itu kita semua harus berkolaborasi dalam mengatasinya.

Baca Juga: Bayar Tagihan Listrik PLN Rp 100 Ribu Dapat Official Merchandise Piala Dunia U-17, Simak Caranya

“Di samping itu kami di PLN telah memiliki roadmap yang jelas bagaimana transisi energi di Indonesia betul-betul sukses dilakukan,” tutur Darmawan.

Tiga tahun lalu kata Darmawan, PLN berhasil menghapus 13 gigawatt (GW) energi batu bara dalam perencanaan, dan itu berhasil menghindarkan Indonesia dari emisi karbon sebesar 1,8 miliar ton dalam jangka 25 tahun.

Kemudian PLN bersama dengan Pemerintah telah merancang ulang Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) paling ramah lingkungan dalam sejarah Indonesia.

Antusiasme peserta saat diskusi “From Concept to Impact: Energizing Progress in the Global South’s Energy Transition and Investment Pathways”. (Dok. PLN)

Darmawan mengungkapkan, RUKN terbaru itu tak hanya berkontribusi dalam mengejar NZE di tahun 2060 atau lebih cepat.

Namun RUKN ini memiliki peran ganda yang juga mampu mewujudkan kemandirian energi nasional sehingga tak bergantung pada energi impor.

Baca Juga: Jelang Final FIFA World Cup U-17, PLN Siapkan Pengamanan Listrik 5 Lapis di Stadion Manahan Solo

“Indonesia adalah negara dengan 17 ribu pulau, kita mengelola 5.200 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

“Energi fosil ini sebagian besar adalah energi impor dan harganya sangat mahal, 1 kilowatt hour (kWh) kira-kira 28 sampai 32 sen.

“Bagaimana kita bisa beralih dari energi impor ke energi dalam negeri? Kita bisa beralih dari energi fosil ke energi terbarukan (EBT),” kata Darmawan.

Darmawan merinci, di tahun 2022 konsumsi bahan bakar solar PLTD PLN mencapai 2,9 miliar liter atau setara 5,6% dari seluruh kebutuhan bahan bakar, dengan biaya total sebesar Rp 39,3 triliun.

Halaman:

Tags

Terkini