rilis-bumn

Di COP28 Dubai, Pertamina Sampaikan Potensi Panas Bumi dan Produk Sekundernya untuk Energi Terbarukan

Selasa, 5 Desember 2023 | 11:30 WIB
Di perhelatan Conference of Parties (COP) ke-28 di Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu (3/12), PT Pertamina (Persero) mendorong percepatan pengembangan energi terbarukan. (DOK. Pertamina )

“Beberapa produk sekunder yang sedang dikembangkan oleh Pertamina Geothermal Energy diantaranya green methanol, green hydrogen, dan ekstraksi silika,” jelas Julfi.

Baca Juga: Pertamina International Shipping Beberkan Strategi Dekarbonisasi Blue Economy di COP28 Dubai

Di perhelatan COP ke-28 ini juga dilaksanakan joint statement kemitraan lapangan panas bumi Suswa, Kenya antara PGE, Geothermal Development Company (GDC), dan salah satu pemegang saham PGE, Masdar.

Joint statement ini diumumkan Presiden Republik Kenya H.E. William Ruto pada Sabtu (2/12) waktu setempat.

“Kemitraan yang memiliki nilai investasi USD 1,2 miliar ini ditujukan untuk pengembangan 300 MW tenaga panas bumi pada tahun 2030. Infrastruktur awal proyek ini pun akan segera dimulai,” ujar H.E. William Ruto.

Baca Juga: Pertegas Komitmen Pertamina Group, Pertamina NRE-Kilang Pertamina Internasional Kerja Sama Terapkan Efisiensi Energi

Lebih lanjut, PGE juga aktif menjalin kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan guna mengakselerasi pengembangan panas bumi.

“Hal ini dilakukan dengan menjajaki pengaturan baru guna memasok listrik ramah lingkungan kepada pelanggan yang dapat membuat listrik panas bumi lebih mudah diakses, optimalisasi teknologi, serta kerja sama dengan lembaga keuangan yang berfokus pada ESG yang mampu membiayai/membiayai kembali proyek-proyek baru panas bumi,” tutup Julfi.***

Halaman:

Tags

Terkini