“Tentunya potensi risiko ini dapat diminimalisir jika pengguna memahami instrumen kendaraannya, kembali membaca manual book sehingga dapat mengurangi malfunction saat berkendara,” ujar Ahmad Wildan.
Di kesempatan yang sama, Executive Director and Chief Instructor Indonesian Defensive Driving Center Ir. Bintarto Agung mengatakan perbedaan yang cukup signifikan antara mengendarai kendaraan berbahan bakar minyak maupun listrik meskipun prinsipnya sama.
Kendaraan listrik memiliki direct control sehingga diperlukan sosialisasi mengenai sistem dan spesifikasi kendaraan listrik sehingga meningkatkan pengetahuan untuk membangun budaya keselamatan transportasi yang lebih baik.
“Yang paling penting untuk menjadi defensive and responsible driver memerlukan pemahaman tentang etika berkendara, saya sering menyebutnya sikap 4A: Allert, Aware, Attitude dan Anticipation.
“Tidak hanya itu masyarakat perlu menyiapkan rencana perjalanan yang detail dan baik, mempelajari spesifikasi kendaraan listrik hingga memahami peraturan lalu lintas demi keselamatan berkendara,” ujar Bintarto.
Selanjutnya dalam acara RSR 2023 juga menghadirkan beragam hiburan mulai dari Stand up Comedy dari Mei Mahatthir Gamayel dan juga music performance oleh Idgitaf.
Baca Juga: Jasa Marga Raih Penghargaan Predikat Management B di Ajang ESG Disclosure Transparency Awards 2023
Road Safety Rangers merupakan gerakan safety campaign yang telah dilaksanakan rutin sejak tahun 2017, dengan branding baru untuk kegiatan Tertib Berlalu Lintas, dengan mengusung konsep acara dan target peserta yang berbeda.
Melalui Program RSR 2023, Jasa Marga juga menunjukkan dukungannya terhadap Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Program RSR bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan dalam berkendara serta meningkatkan kesadaran serta peran masyarakat dalam mendukung misi praktik pembangunan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Pendapatan Usaha Meningkat, Jasa Marga Optimis Pertahankan Kinerja Positif Hingga Akhir Tahun 2023
Melalui praktik Environment, Social and Governance (ESG) untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), Jasa Marga melanjutkan komitmennya dalam mewujudkan pengusahaan jalan tol yang andal, aman dan nyaman, berwawasan lingkungan serta berkelanjutan.
Upaya ini juga dilengkapi dengan implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang sesuai dengan strategi bisnis Perseroan yang berbasis sustainable corporation.***