Ia melanjutkan, perhatikan aspek keamanan dan keselamatan dengan pemantauan dan pengendalian lokasi rawan kecelakaan, mitigasi risiko genangan dan longsor, serta tingkatkan perhatian pada lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas seperti objek wisata.
Baca Juga: Arus Penumpang di Pelabuhan Makassar Diprediksi Naik 30% pada Libur Nataru 2023/2024
Hal itu perlu dilakukan karena momen libur Nataru juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melakukan liburan bersama keluarga dan juga bersamaan dengan masa kampanye pemilihan umum sehingga diharapkan seluruh personil tim Jasa Marga untuk lebih siaga.
Pada Kick Off kali ini, Direksi Jasa Marga dan para stakeholder yang hadir berkesempatan untuk melakukan peninjauan serta pengecekan armada operasional.
Bedanya, pada tahun ini, kendaraan operasional dari para stakeholder seperti Badan Pengelola Transpotasi Jabodetabek (BPTJ), Dinas Perhubungan (Dishub), BASARNAS dan kendaraan Pemadam Kebakaran (Damkar) juga turut hadir dalam prosesi Kick Off Jasa Marga Siaga.
Untuk mendukung layanan operasional yang optimal, Jasa Marga menyiagakan sebanyak 476 unit Armada Operasional di seluruh jalan tol di Indonesia yang terdiri dari 166 kendaraan Derek, 119 kendaraan Mobile Customer Service (MCS), 53 kendaraan Ambulans, 38 kendaraan Rescue, 100 kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR).
Sejumlah jenis armada operasional tersebut juga turut dihadirkan dalam Kick Off Satgas Jasa Marga Siaga Operasional Nataru 2023/2024.
Sarana pelayanan lalu lintas juga dilengkapi dengan sistem informasi dan komunikasi Jasa Marga Group yang terdiri dari 1.977 unit CCTV, 204 unit Dynamic Message Sign (DMS), 26 unit Speed Camera dan 7 unit Weigh in Motion.***