rilis-bumn

Strategi Jasa Marga untuk Antisipasi Lonjakan Volume Lalu Lintas Periode Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

Sabtu, 16 Desember 2023 | 16:30 WIB
Jasa Marga paparkan strategi antisipasi lonjakan volume lalu lintas periode Nataru. (Dok. Jasa Marga)

“Sedangkan untuk prediksi jumlah kendaraan masuk wilayah Jabotabek pada periode yang sama adalah sebanyak 2,89 juta kendaraan, naik 14,1% dari volume lalu lintas normal,” tambahnya.

Angka prediksi tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikupa (arah Merak).

Baca Juga: Jasa Marga Raih Penghargaan Premium Emitent Kategori Operator Infrastruktur Transportasi di Ajang Public Company Entrepreneurial Marketing Award 2023

Adapun mayoritas distribusi volume lalu lintas baik yang keluar maupun masuk wilayah Jabotabek pada periode tersebut adalah menuju Timur (arah Trans Jawa dan Bandung) dengan angka
distribusi mencapai 47%.

Lisye menambahkan, Jasa Marga sebagai Badan Usaha Jalan Tol yang berperan di sektor infrastruktur transportasi darat telah menyiapkan berbagai upaya dan strategi dalam menghadapi Operasi Layanan Libur Nataru 2023/2024.

Untuk mewujudkan libur yang lancar, aman, nyaman dan selamat melalui jalan tol, Jasa Marga meningkatkan sejumlah pelayanan operasional serta penerapan teknologi untuk memudahkan
perjalanan pengguna jalan tol.

Baca Juga: Wujudkan Penyaluran Zakat yang Transparan, Jasa Marga Raih Dua Penghargaan UPZ Award 2023

Jasa Marga menyiapkan sejumlah upaya untuk meningkatkan layanan, baik di sepanjang jalur maupun di gerbang tol, seperti penambahan sarana, peralatan, maupun petugas di lapangan.

“Untuk peningkatan layanan preservasi, kami meningkatkan kapasitas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek segmen Karawang Barat-Dawuan optimal total 10 lajur di kedua arahnya.

“Peningkatan kapasitas juga dilakukan di Jalan Tol Surabaya-Gempol segmen Sidoarjo-Porong dan Jalan Tol Jagorawi.

Baca Juga: Gelar FGD Standardisasi Dokumen KPK, Jasa Marga Tuntut Pengendalian Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Jalan Tol Baru Lebih Baik

“Selain itu, Jasa Marga juga memastikan kesiapan layanan preservasi dengan menyiagakan petugas agar Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol tetap terjaga dan melakukan langkah preventif untuk
mengantisipasi kondisi khusus akibat cuaca ekstrem serta menghentikan pekerjaan konstruksi yang berpotensi mengganggu lalu lintas,” imbuh Lisye.

Jasa Marga juga menyiapkan pengoperasian sejumlah ruas jalan tol fungsional di antaranya Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan Segmen Sadang-Kutanegara (8,5 KM), Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Segmen Kartasura-Karanganom (13 KM), Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 2 Pamulang-Cinere (3,6 KM) terintegrasi fungsional Cinere-Jagorawi Seksi 3 (Kukusan-Krukut-Cinere), Akses KM 149 (Gedebage) Jalan Tol Padaleunyi & KM 99 (Darangdan) Jalan Tol Cipularang.

Seluruh jalur dan akses fungsional diperuntukkan khusus kendaraan pribadi golongan 1 non bus dan non truk dibuka berdasarkan diskresi Kepolisian.

Baca Juga: Tol Trans Jawa Diprediksi Ramai, Ini Kesiapan Jasa Marga Hadapi Arus Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 Provinsi Jawa Timur

Halaman:

Tags

Terkini