Melalui situs e-PPID dan Mobile Apps PPID Jasa Marga, layanan informasi tersedia secara online dan masyarakat bisa mengakses e-PPID hanya dengan ponsel di genggaman, sehingga ditargetkan dapat meningkatkan akses informasi Perusahaan secara cepat dan mudah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) KH Ma'ruf Amin dalam sambutannya mengatakan penganugerahan ini merupakan kesempatan yang sangat bagus bagi setiap Badan Publik untuk terus mengakselerasi upaya terbaiknya sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan reformasi birokrasi.
Menurutnya, transparansi informasi merupakan jalan untuk merawat demokrasi yang tujuan akhirnya untuk mensejahterakan masyarakat.
"Kita juga patut bersyukur dan bangga karena menurut survey Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2020 menempatkan Indonesia sejajar dengan negara maju dalam perolehan Index Keterbukaan Data Pemerintah,” ujar KH Ma’ruf Amin.
“Sejumlah capaian tersebut hendaknya menjadi pendorong dan penyemangat untuk terus berbenah karena kebijakan terkait Keterbukaan Informasi Publik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang harus dijalankan secara kolaboratif dan berkelanjutan tidak hanya di pusat namun hingga daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat Donny Yoesgiantoro menyampaikan, di era kebutuhan informasi, tidak dapat terhindarkan bahwa informasi dapat mengakselerasi upaya mewujudkan masyarakat informasi yang maju, cerdas dan berkepribadian Pancasila serta mewujudkan penyelenggaraan negara yang bersih, transparan dan akuntabel.
Visi besar pengembangan Keterbukaan Informasi Publik tersebut diwujudkan dalam pengawasan komitmen Badan Publik yang setiap tahunnya dilaksanakan melalui Monitoring & Evaluasi (Monev).
“Tahun 2023 ini, Monev Keterbukaan Informasi Publik telah menilai sebanyak 369 badan publik dari seluruh kategori, dengan hasil 139 badan publik Informatif atau meningkat signifikan sebesar 37,7% dari tahun 2022,” kata Donny.
Untuk itu penghargaan ini agar dapat dimaknai bukan sebagai kompetisi, tetapi sebagai sebuah upaya bersama dalam meningkatkan dan memajukan keterbukaan informasi publik di Indonesia,” imbuhnya.
Dalam upaya meningkatkan Keterbukaan Informasi Publik, Jasa Marga juga mengimplementasikan inovasi pelayanan informasi lalu lintas jalan tol terkini.
Di antaranya dengan mengembangkan Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) sebagai pusat pengelolaan pelayanan jalan tol yang terintegrasi sekaligus menjadi sumber dari pusat informasi lalu lintas dengan mengimplementasikan teknologi Intelligent Transport System (ITS).
Informasi dari JMTC disampaikan kepada publik melalui One Call Center 14080 hingga Mobile Apps Travoy sebagai channel yang bisa diakses untuk mendapatkan informasi publik terkait lalu lintas yang update dan real time.