Ditemui di tempat terpisah, Direktur SDM dan Umum Brantas Abipraya Tumpang Muhammad mengatakan, jajaran Direksi sepenuhnya berkomitmen untuk mendukung keterbukaan informasi publik Brantas Abipraya.
Salah satunya dengan kehadiran Direksi dalam tatap muka uji publik KIP dan persentase sebagai bahan tahapan monitoring dan evaluasi tahun 2023 yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat di Hotel Mercure, Jakarta (28/11).
Tak hanya itu, Brantas Abipraya juga telah menyiapkan amunisi-amunisi untuk memperkuat KIP, yaitu dengan berinovasi.
Adapun inovasi KIP yang dilakukan BUMN konstruksi ini di antaranya upgrading website Brantas Abipraya agar lebih user friendly, informatif, serta update menyediakan informasi sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
Menyediakan Aplikasi Mobile PPID Brantas Abipraya yang dapat diaskses masyarakat, mengoptimalkan web e-procurement untuk memberikan akses umum bagi mitra usaha, menjadikan system pengadaan barang jasa Perusahaan yang fair dan transparan.
Serta melakukan ITSA (Information Technology Security Assessment) untuk menjamin keamanan sistem informasi terkait KIP, Brantas Abipraya bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN).
Tak sampai di situ saja, Brantas Abipraya juga sudah menyiapkan beberapa amunisi barunya untuk tahun 2024.
Baca Juga: Sukses Lakukan Beragam Transformasi, Dirut Brantas Abipraya Raih Penghargaan TOP 100 CEO 2023
Di antaranya meningkatkan pelayanan informasi yang lebih interaktif, dengan menggunakan Artificial Intelligence (AI) atau Bot untuk memudahkan pemohon informasi dalam mengakses KIP Perusahaan.
Dan memperkuat pengamanan sistem informasi menggunakan Honey Pot untuk memastikan jaringan aman dari serangan siber dan risiko IT yang fatal.
“Brantas Abipraya senantiasa akan meningkatkan pelayanan keterbukaan informasi yang lebih unggul dalam rangka menuju keterbukaan publik yang informatif sehingga dapat mempermudah masyarakat saat membutuhkan informasi terkait Brantas Abipraya,” ujar Sugeng.***