rilis-bumn

Tegaskan Komitmen Penerapan GCG pada Tata Kelola Perusahaan, BSI Raup Berbagai Dampak Positif

Rabu, 20 Desember 2023 | 21:14 WIB
BSI didapuk sebagai “Most Trusted Company" pada penganugerahan Corporate Governance Perception Index yang diselenggarakan di Hotel Shang-rila, Jakarta (20/12/2023). (DOK. BSI)

Selain itu, optimalisasi keanggotaan dan struktur direksi, perbaikan tugas dan tanggung jawab direksi, peningkatan aspek tata kelola perusahaan melalui partisipasi aktif pemangku kepentingan, serta peningkatan transparansi informasi juga terus dijaga implementasinya.

Baca Juga: Setelah Alfamart, Nasabah BSI Kini Dapat Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM Lewat BSI Mobile di Alfamidi

Langkah-langkah ini, ujar Dewi, mencerminkan keseriusan BSI dalam meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dan memberikan nilai tambah kepada stakeholders.

Dampak positif dari penerapan GCG oleh BSI tidak hanya terlihat dalam laporan keuangan, tetapi juga tampak pada kinerja operasional.

Laba bersih BSI tumbuh mencapai 31,04% (year on year/yoy) pada kuartal III/2023 menjadi Rp4,20 triliun.

Baca Juga: Peringati Hari Disabilitas Internasional 2023, BSI Bersama 1.000 Pelatih Al-Qur'an Braille Gelar Dzikir Akbar

Aset bank turut naik sebesar 14,23% yoy menjadi Rp319,85 triliun pada periode yang sama.

Cost to Income Ratio (CIR) juga menunjukkan penurunan, yakni sebesar 48,43% yoy pada kuartal III/2023, dari posisi 50,28% yoy pada September 2022.

Dewi menjelaskan, “Hal ini menunjukkan bahwa BSI berkomitmen untuk terus menjalankan tata kelola yang baik (GCG) di dalam operasionalnya.”

Baca Juga: Dukung Indonesia Net Zero Emission, BSI Lakukan Gerakan Hijau Secara Menyeluruh

“Memastikan bahwa integritas, transparansi, dan keberlanjutan tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah perjalanan bisnis kami tidak hanya menghasilkan pertumbuhan finansial, tetapi juga mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” tutup Dewi.***

Halaman:

Tags

Terkini