Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Aji Anom Purwasakti memastikan kebutuhan energi selama Natal dan tahun baru.
Baca Juga: Kembangkan Potensi Panas Bumi, Pertamina Geothermal Energy Bangun PLTP Lumut Balai Unit 2
“Menyambut masa Natal dan Tahun Baru, kami pastikan stok dalam kondisi sangat aman. Proses distribusi juga terus kami pantau melalui Pertamina Integrated Command Center (PICC) dan dashboard digitalisasi SPBU,” ungkap Aji Anom.
Proyeksi peningkatan konsumsi energi masyarakat di JBT sekitar +8 persen untuk Gasoline (bensin), +7 persen untuk Gasoil (diesel), +1,3 persen untuk LPG, dan +11 persen untuk Avtur.
Pertamina juga telah menyiagakan layanan dan fasilitas tambahan semasa Satgas Naru, yaitu 241 SPBU Siaga (di jalur lintas, daerah wisata, daerah konsentrasi Natal dan Tahun Baru), 10 SPBU Siaga di jalur tol.
91 Motoris atau armada Pertamina Delivery Service (PDS), 59 titik kantong BBM SPBU, 13 unit Pertashop atau SPBU modular di jalur Tol Trans Jawa.
Serta lebih dari 923 agen dan 6.989 pangkalan LPG Siaga, layanan di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) juga akan terus siaga memenuhi kebutuhan Avtur bagi seluruh maskapai penerbangan.
Di Jatimbalinus, Pertamina menambah layanan berupa 100 Motorist Pertamina Delivery Service dan 12 Kantong BBM berbentuk Mobil Tanki (Mobile Storage) se-Jatimbalinus.
Baca Juga: Pertamina Energy Forum 2023: Upaya untuk Dorong Kolaborasi Hadapi Trilema Energi
Ini akan siaga pada titik-titik rawan kemacetan, bencana dan konsentrasi pemudik serta destinasi wisata utama di Jatimbalinus.
Kedua layanan tersebut untuk memangkas jarak supply dan mendekatkan energi ke konsumen.
Ditambahkan Executive GM Regional Jatimbalinus Dwi Puja Ariestya, selain itu, kami menambah 10 Kiosk Modular Dispenser untuk 10 titik Rest Area yang tidak memiliki SPBU.
Baca Juga: Pemred Media Massa Apresiasi Joglo Ayu Tenan, Mitra Binaan Pertamina yang Mendunia
“Juga menyiagakan 13 SPBU di Jalur Tol dan 1493 SPBU di Jalur Non Tol dan 1174 Agen LPG Siaga di Jalur Non Tol dengan menambah jam operasional mereka,” ujarnya.