Selama Nataru, diperkirakan kenaikan konsumsi BBM Gasoline sebesar 2,69% dari rerata normal harian 18.859 kilo liter.
Sedangkan untuk Gasoil (diesel) turun sebesar 8,1% dari rerata normal harian 8.865 kilo liter dikarenakan adanya pembatasan perjalanan truk melintas pada masa nataru.
Konsumsi Avtur untuk penerbangan naik sebesar 13,1 % dari rerata normal harian 2869 kilo liter seiring dengan frekuensi penerbangan yang meningkat.
Selama masa Satgas Nataru, Pertamina terus berkoordinasi dengan instansi terkait meliputi Kementerian SDM, Kementerian Perhubungan, BPH Migas, Kepolisian, Jasa Marga, TNI, dan PT Telkom Indonesia serta BUMN lainnya.***