Sejak dioperasikan secara khusus, ruas ini disambut antusias masyarakat. Terhitung pada Minggu (24/12/2024) hingga Selasa (2/1/2024), total kendaraan yang melintas sebanyak 10.918.
Selain ketiga ruas tersebut, Hutama Karya turut mengerjakan jalan tol di Provinsi Sumatera Barat, yakni jalan tol Padang - Sicincin dengan progres konstruksi yang terus berjalan.
Sebagai informasi, jalan tol ini nantinya memiliki sejumlah fasilitas struktur diantaranya 14 jembatan under bridge, 1 interchange, 3 overpass, 10 jembatan sungai dan irigasi.
Sementara itu, ruas ini juga akan dilengkapi jumlah lajur yakni 2x2 dengan kecepatan rencana 80 km/jam.
Guna mengakselerasi pembangunan, Presiden Jokowi kembali memberi dukungan terhadap pelaksanaan penugasan percepatan pembangunan jalan tol di Sumatera melalui Penambahan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 28,88 triliun kepada Hutama Karya.
Seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2023 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) Hutama Karya.
Persetujuan tersebut ditetapkan di Jakarta pada Selasa (12/12) lalu, dan diundangkan pada tanggal yang sama oleh Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia, Pratikno.
Untuk memperingati Hari Jalan 2023 yang jatuh pada tanggal 20 Desember lalu, Hutama Karya sebagai salah satu BUJT turut memeriahkan rangkaian kegiatan yang bertajuk “Konstruksi 4.0 Untuk Penyelenggaraan Jalan Yang Inovatif, Kolaboratif, dan Optimal” melalui pameran.
Dalam pameran tersebut Hutama Karya menampilkan Transformasi Digital 4.0 dalam konstruksi, dan membagikan souvenir menarik bagi pengunjung pameran.
Direktur Operasi I Hutama Karya (Persero) Agung Fajarwanto juga menjadi narasumber dalam salah satu rangkaian Hari Jalan 2023 yakni Seminar Nasional Genmud PUPR dengan materi “Pemanfaatan BIM dalam Pembangunan Jalan Tol dan Mobile Laser Scanner dalam Pemeliharaan Jalan Tol”.
Adapun kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (20/12) di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta.
Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang ±1.030 km, termasuk dengan jalan tol dukungan konstruksi.
Untuk ruas tol Konstruksi 305,4 km dan 724,6 km ruas tol Operasi.