rilis-bumn

Didampingi Rumah BUMN SIG, Ummi Salamah Sukses Jual Jamu ‘Akar Jawi’ Hingga ke Mancanegara

Sabtu, 13 Januari 2024 | 06:00 WIB
Ummi Salamah, pemilik usaha Akar Jawi menjadi narasumber dalam talk show (DOK.SIG atau PT Semen Indonesia (Persero) Tbk)

Dibantu oleh 3 karyawan dalam proses produksi dan pemasaran di rumah produksi “Omah Jamu Iqtaja”, Akar Jawi telah memproduksi beragam varian minuman rempah, meliputi kunyit asem, jahe merah, kunyit, kunyit putih, temu lawak, jahe sereh, dan wejeh (jamu pelancar ASI).

Baca Juga: Untuk Kali Pertama di Indonesia, Subholding Gas Pertamina Pelopori Pemanfaatan 36.500 MMBTU Bio CNG

Kegiatan pemasaran dan penjualan yang dilakukan secara masif, baik offline maupun online dengan memanfaatkan platform media sosial dan marketplace, membuat Akar Jawi sukses memperluas pasar dan menjaring pelanggan dari luar Rembang.

Mulai dari Boyolali, Yogyakarta, Magelang, Purwakarta dan Kalimantan. Bahkan, ada pembeli untuk dijual kembali (reseller) ke Malaysia.

Menurut Ummi Salamah, minuman rempah Akar Jawi banyak digemari karena dibuat dengan bahan alami terbaik yang didapat langsung dari petani di Pamotan, Banyuurip, Sulang dan Pancur.

Baca Juga: Air Terjun Sikarim, Destinasi yang Harus Masuk List Wisata Wajib Dikunjungi Saat Berada di Dieng

Kemudian itu diolah dengan proses kristalisasi yang menghasilkan minuman rempah tanpa endapan, tanpa bahan pengawet atau tambahan lainya, sehingga enak, segar dan menyehatkan.

Ummi Salamah dan produk Akar Jawi turut berpartisipasi dalam Bazar UMKM untuk Indonesia yang diselenggarakan pada 26 hingga 29 Januari 2023 di Gedung Sarinah, Jakarta. (DOK.SIG atau PT Semen Indonesia (Persero) Tbk)

Usaha yang semakin berkembang telah mengerek omzet Akar Jawi 4 kali lipat lebih besar dari awal berdiri, atau tumbuh 300%. Kini Ummi Salamah bisa meraup omzet hingga Rp20 juta setiap bulannya.

Baca Juga: Tingkatkan SDM, Pertamina Jalin Kerja Sama dengan Tanzania Petroleum Development Corporation (TPDC)

“RB Rembang sangat bagus untuk pengembangan UMKM di Rembang karena membantu pemasaran dan penjualan. Fasilitasnya juga lengkap, mulai dari galeri untuk display produk UMKM, ruang pertemuan, studio mini untuk pemotretan produk, dan komputer untuk edit gambar. Semoga RB Rembang terus eksis sehingga dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak UMKM,” ujar Ummi Salamah.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, RB Rembang adalah wadah pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang menjadi rumah bagi para pelaku UMKM untuk berkumpul, berdiskusi dan berkreasi guna meningkatkan kompetensi dan daya saing usaha.

Sejak didirikan pada 2020, kini RB Rembang memiliki mitra binaan sebanyak 371 UMKM yang seluruhnya telah mendapat kualifikasi “Naik Kelas”, dengan total penyerapan tenaga kerja sebanyak 1,527 orang.

Baca Juga: Fokus Selamatkan Ekosistem Bawah Laut dan Pesisir, Pertamina Hulu Sanga Sanga Kembangkan Program CSR Jaga Pesisir Kita

"RB Rembang merupakan bukti komitmen SIG dalam pemberdayaan UMKM yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Indonesia. Dengan pembinaan dan pendampingan secara komprehensif, UMKM didorong untuk mampu menjalankan usaha secara profesional dengan manajerial yang baik, melek teknologi dan mampu memanfaatkan infrastruktur digital untuk mendukung pemasaran dan penjualan secara online, sehingga produk-produknya dapat dijangkau oleh masyarakat lokal hingga mancanegara," kata Vita Mahreyni.***

Halaman:

Tags

Terkini