"Jangan sampai kinerja yang positif bagi perusahaan yang terus kita usahakan meningkat tiap tahunnya, hanya dipakai untuk menutupi biaya akibat kecelakaan kerja," ujarnya.
Tentunya tantangan ASDP dalam membangun budaya K3 ini, lanjutnya, mengenai bagaimana membangun pola pikir safety pada semua level karyawan karena pola pikir (mindset) ini akan membentuk commitment dan implementation, lalu yang sering terabaikan juga adalah persistence atau suatu keteguhan dalam melaksanakan semua aturan.
Sifat yang dominan ini jika dikelola dan dibentuk dengan tepat maka akan menghadirkan budaya safety yang kuat.
Mendukung tujuan tersebut, rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional 2024 akan dibuka dengan Upacara K3 serentak baik di kantor pusat maupun di cabang ASDP pada 15 Januari 2024.
Baca Juga: BHC, Destinasi Wisata yang Dikelola ASDP Banjir Pengunjung Selama Libur Nataru
Kegiatan lainnya seperti safety essay competition, safety campaign creator challenge, safetypedia message, lomba cerdas cermat K3, virtual sharing session, dan donor darah untuk menyemarakkan Bulan K3 Nasional ini.
"Keberhasilan program K3 di perusahaan beorientasi penting dalam menekan kerugian, meningkatkan kualitas hidup dan indeks pembangunan manusia, turut membantu menunjang pembangunan nasional, meningkatkan daya saing nasional untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan daya saing nasional di era global.
"Dengan demikian, dimulai dari meningkatkan awareness karyawan diharapkan ke depannya akan terbentuk habit yang akan menjadi budaya di ASDP," tutupnya.***