rilis-bumn

Dampak Penghematan Makin Dirasakan Nelayan, Program Electrifying Marine PLN Capai 42.912 Pelanggan di Tahun 2023

Senin, 15 Januari 2024 | 09:30 WIB
Kapal nelayan Kampung Sauwandarek saat akan berangkat menangkap ikan menggunakan mesin tempel listrik. (DOK.PT PLN (Persero))

Dari program ini, Darmawan menilai pelanggan juga makin dimudahkan dengan ketersediaan listrik PLN yang stabil dan lebih murah dibanding menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) terutama untuk sektor perikanan.

Baca Juga: Total 55 Posisi di BUMN, PT Petrokimia Gresik Buka Lowongan Magang Besar-besaran untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate Berbagai Jurusan

"Lewat program electrifying marine ini, para pelaku usaha di sektor perikanan bisa beralih menggunakan listrik agar lebih murah dan produktif. Selain itu, listrik lebih rendah emisi dibanding BBM sehingga lebih ramah lingkungan," kata Darmawan.

Sepanjang tahun 2023, program ini berhasil menekan emisi CO2 (CO2e) mencapai lebih dari 119 ribu ton CO2e. Sehingga, selain mendukung transisi energi, PLN juga mampu menggerakkan roda perekonomian dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti merinci, pelanggan di sektor perikanan saat ini terbanyak berasal dari Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur dengan jumlah pelanggan sebanyak 15.301 dan daya terpasang sebesar 342 MVA.

Baca Juga: Eksplorasi Keindahan Bangka Belitung, Rekomendasi 6 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi

Edi menjelaskan, untuk realisasi penggunaan ALMA (Anjungan Listrik Mandiri) atau pemakaian listrik di atas 5.500 volt ampere (VA) sampai dengan 23.000 VA (1 Phasa atau 3 Phasa) mayoritas berada di Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara.

Total pemakain ALMA di wilayah ini bahkan mampu menembus 159,3 Megawatt hour (MWh).

“Pada April 2023, PLN membangun tiga Stasiun Penyedia Listrik Kapal Sandar (SPLiKS) di Pelabuhan Waibalun Larantuka, Nusa Tenggara Timur untuk mendukung nelayan setempat. Kemudian pada Juli 2023, PLN membangun Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) pertama untuk Bangka Belitung di Pelabuhan Tanjung Ru, Kabupaten Belitung,” lanjut Edi.

Baca Juga: Bulan K3 Nasional 2024: ASDP Gelar Safety Festival untuk Tumbuhkan Budaya Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Di Pelabuhan Tanjung Ru, PLN mengoperasikan ALMA dengan daya sebesar 41,5 Kilo Volt Ampere (KVA) yang dipasang di Dermaga Water Front.

ALMA bisa dimanfaatkan oleh para nelayan untuk memenuhi kebutuhan listrik selama kapal bersandar, khususnya untuk menghidupkan cold storage yang semula berbasis bahan bakar minyak.

Keberadaan ALMA diperkirakan mampu memangkas biaya operasional nelayan hingga 60%.

Baca Juga: Penjualan Meningkat, Ini Upaya PLN Listriki Sektor Bisnis dan Industri Sepanjang Tahun 2023

Lalu, Edi menambahkan, pada Juli 2023, PLN juga menghadirkan electrifying marine untuk kapal sandar di Terminal Petikemas New Makassar, Sulawesi Selatan.

Halaman:

Tags

Terkini