Selain pemahaman tentang industri migas, para peserta juga akan dikenalkan dengan budaya Indonesia.
Baca Juga: Lestarikan Seni Tradisional, Pertamina Gelar Lomba Kentongan Tek-tek di Cilacap
“Sebagai bagian dari MOU, upskilling ini diharapkan akan meningkatkan kapasitas SDM sehingga bisa mendukung kerja sama bisnis yang berkelanjutan di masa depan,” ujar Fadjar.
Direktur Utama PIEP, Jaffee A. Suardin mengatakan Program Capacity Building sengaja dirancang bagi pekerja TPDC agar memiliki skill-sets baru khususnya di bidang eksplorasi dan hidrokarbon, agar menjadi perusahaan energi kelas dunia.
“Agenda Pre Capacity Building dan Capacity Building ini disiapkan dengan semangat fundamental persahabatan dan kerja sama bilateral dua negara.
“Dengan nilai-nilai ini, kami percaya jika perusahaan masuk ke dalam kerja sama komersial di masa mendatang, hal tersebut akan berkesinambungan dan memberikan nilai tambah positif untuk kedua negara,” ujar Jaffee.
Direktur Eksplorasi TPDC, Kenneth M. Mutaonga menambahkan, pihaknya mengapresiasi kerja sama antara Pertamina dan TPDC dalam hal pengembangan SDM.
“Pertamina telah menyambut kami dan mempersiapkan agenda Capacity Building ini.
“Saya yakin, Pertamina dengan organisasi yang begitu besar, menjadi aspirasi bagi TPDC.
“Capacity Building adalah awal yang baik untuk merealisasikan MoU antara Pertamina dan TPDC,” ujar Kenneth.
Sementara itu, Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri, Dewi J. Meidiwaty, mendukung kerja sama yang telah terbangun.
Kerja sama positif ini merupakan kolaborasi penting dalam membangun sinergi antar negara dengan potensi besar di sektor energi, yang diawali dengan transfer pengetahuan untuk upskilling SDM.