"Secara aktif, Srikandi PLN melakukan pemberian paket nutrisi, pemeriksaan ibu hamil, dan sosialisasi kesehatan di berbagai wilayah di Indonesia,” ucap Darmawan.
Darmawan menegaskan, PLN berkomitmen penuh terhadap pencegahan kasus stunting di tanah air.
Baca Juga: Hampers Unik Saat Perayaan Imlek, Cocok Diberikan Pada Orang Tercinta
Pada tahun 2023, PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah menyalurkan bantuan pengentasan stunting di 35 titik wilayah yang ditujukan pada 6.534 anak asuh.
Hal ini diikuti dengan pendistribusian nutrisi makanan bergizi sebanyak 15.102 paket, pemeriksaan 1.692 ibu hamil dan sosialisasi kesehatan sebanyak 80 kali.
Sementara itu, Ketua Umum Srikandi PLN, Sinthya Roesly mengatakan, peranan nyata para Srikandi PLN dalam tiap kegiatan sosial dan lingkungan menjadi bukti bahwa Perseroan sangat konsisten dalam menerapkan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).
Baca Juga: Fasilitas Terminal Penumpang Meningkat, Pelindo Siap Layani Libur Long Weekend
”Kami berkomitmen untuk terus hadir dalam upaya penurunan stunting di Indonesia. Karena hal ini merupakan salah satu tujuan kami dalam menjalankan bisnis yang berlandaskan Sustainable Development Goals(SDGs),” kata Sinthya.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB, Sudjarwo menambahkan Program TJSL pengentasan stunting yang dilaksanakan kali ini sedikit berbeda.
Program tersebut dijalankan secara simultan dalam jangka waktu tiga bulan berturut-turut, sejak 7 Desember 2023 program hingga 7 Maret 2024.
Baca Juga: Sempat Dinobatkan Sebagai Sup Terbaik Dunia Versi Taste Atlas, Ini Resep Anti Gagal Masak Rawon
”Program penanganan stunting sengaja dibuat menjadi 3 bulan agar dampak program bisa diukur dan memberikan dampak maksimal terhadap penanganan stunting di NTB."
"Alhamdulillah hasilnya sangat baik 63,7% dari anak asuh telah menunjukkan hasil yang positif,” ujar Sudjarwo.
Sudjarwo meneruskan, dalam hal ini pihaknya berkolaborasi dengan Komunitas Srikandi PLN, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan Dinas Kesehatan setempat.
Adapun program ini dilaksanakan di Desa Sambik Bangkol Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.