rilis-bumn

Gelar Grand Safety Talk, Kilang Pertamina Unit Balikpapan Siap Integrasikan Instalasi Kilang Baru

Jumat, 16 Februari 2024 | 22:00 WIB
Gelar Grand Safety Talk, Kilang Pertamina Unit Balikpapan Siap Integrasikan Instalasi Kilang Baru (Jennaira)

Plant Stop Revamp tahun 2024 rencananya akan menyambungkan kilang existing dan kilang baru.

Baca Juga: 5 Surga Tersembunyi di Lombok, NTB, Ada Jembatan Kuno hingga Air Terjun Gangga

“Proyek Strategis Nasional ini merupakan amanah yang diberikan kepada kita untuk meningkatkan kapasitas pengolahan kilang."

"PT KPI Unit Balikpapan mengambil posisi meremajakan kilang sehingga setelah Start Up kembali, bisa lari bersama dengan kilang yang baru,” tambah Koesoemo.

Beberapa plant unit operasi Kilang Balikpapan secara bertahap mulai dinonaktifkan.
Penonaktifan unit tersebut dilakukan dalam rangka Plant Stop Revamp (PSR) atau perawatan kilang secara berkala.

Baca Juga: Bio Farma dan Fapon Sahkan MoU Kerjasama Pengembangan Produk

Perawatan kilang yang dilakukan secara rutin ini, biasanya memakan waktu sekitar 1 bulan.
Dengan adanya proses integrasi kilang existing dengan kilang baru ini pelaksanaan dilakukan dalam kurun waktu 2 bulan.

Pada kesempatan ini juga dilakukan peresmian Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Perluasan Parkir, DCU Center dan Gedung DCU Gate IV sebagai fasilitas pendukung PSR.

Peresmian dilakukan oleh General Manager PT KPI RU V Balikpapan didampingi tim manajemen.

Baca Juga: HK Urban Habitsphere 2023 Berhasil Kelola Sampah Rumah Tangga hingga Dukung Kemandirian pangan

“Terima kasih para pihak yang membantu mendukung dan mempercepat fasilitas pendukung ini."

"Mari sama-sama kita jaga fasilitas ini. Kegiatan PSR ini dilaksanakan untuk memaksimalkan kinerja operasi dan peningkatan kehandalan kilang dalam rangka komitmen kita menjaga ketahanan energi nasional,” kata General Manager PT KPI Unit Balikpapan Arafat Bayu Nugroho.

Beragam sifat dan bentuk pekerjaan akan dihadapi saat kegiatan PSR Tahun 2024 di Kilang Balilpapan.

Pekerjaan dengan risiko tinggi seperti pekerjaan panas, bekerja dengan alat berat, bekerja di ketinggian, dan bekerja di ruang terbatas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja dan dapat menimbulkan kerugian.

Baca Juga: Salut! Produksi Migas PIEP Capai 213.000 BOEPD, 112% Lebih Tinggi dari Target RKAP

“Lakukan tool box meeting dan safety talk sebelum melakukan pekerjaan."

Halaman:

Tags

Terkini