Pendekatan tersebut kian lengkap dengan pola off taker atau pendampingan perusahaan kepada petani selama proses peremajaan sawit berlangsung.
Baca Juga: PTPN IV PalmCo Regional 3 Perbaiki Jalan-jalan Masyarakat di Riau yang Rusak Akibat Hujan Lebat
Salah satu wujud pola tersebut adalah skema cash for works untuk para petani mitra sehingga para petani tetap mendapatkan penghasilan selama peremajaan berlangsung.
Selanjutnya, PTPN IV juga menawarkan program penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat, pendamping, serta pelatihan kepada para petani.
Sehingga para petani bisa meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya untuk mewujudkan perkebunan berkelanjutan.
Baca Juga: Mitra Komit Dukung dan Perkuat Transformasi PTPN IV PalmCo Regional 3
"Dan ketika ini diterapkan ke Kalimantan Barat, Insya Allah akan dapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
"Kami dari Aspekpir Kalbar mengucapkan terima kasih dan siap mendukung suksesi PSR di kalbar. Kami siap berkolaborasi dengan PTPN IV di Kalbar," tuturnya.
Secara umum, ia menjelaskan persoalan kemitraan di Riau tidak jauh berbeda dengan Kalimantan.
Namun, pendekatan yang dilaksanakan Regional 3 memberikan hasil yang jauh lebih baik.
"Memang kalau kita lihat karateristik permasalahan di sini tidak jauh berbeda dengan Kalbar.
"Kerja sama antara pihak perusahaan dan petani yang tentu akan sukses dan berhasil ketika rohnya ada. Roh kebersamaan.
"Roh kebersamaan itu butuh rasa saling. Saling mendukung, saling membantu, saling menguatkan.