rilis-bumn

Pertamina Pastikan Stok BBM dan Avtur Aman di Sumut Selama Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia F1 Powerboat

Jumat, 1 Maret 2024 | 17:30 WIB
Pertamina Pastikan Stok BBM dan Avtur Aman di Sumut Selama Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia F1 Powerboat (Jennaira)

 

Kabar BUMN - Pertamina Patra Niaga menjamin stok bahan bakar minyak (BBM) dan avtur aman di Sumatera Utara (Sumut), terutama wilayah penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia F1 Powerboat.

Hal tersebut diungkapkan Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Susanto August Satria, Jumat (1/3).

"Kami pastikan dan jamin stok dan distribusi BBM dan avtur aman di Sumut terutama di wilayah penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia F1 Powerboat."

"Selain layanan normal, Pertamina Patra Niaga juga akan menyiagakan fasilitas utama dan menyiapkan layanan tambahan untuk mendukung kelancaran pasokan energi," ujar Satria.

Baca Juga: Aneka Olahan Pisang Goreng dari Seluruh Indonesia, Rasa Tradisional yang Tak Lekang Oleh Waktu

Satria menjelaskan pihaknya memastikan sarana dan fasilitas Fuel Terminal, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) beroperasi secara normal dan optimal dalam mengantisipasi peningkatan konsumsi energi di masyarakat.

"Melalui Fuel Terminal Medan Group, DPPU Kualanamu dan DPPU Silangit, Pertamina Patra Niaga telah siap memenuhi kebutuhan konsumen maskapai penerbangan terutama selama perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia F1 Powerboat 2024," katanya.

Pertamina Patra Niaga mencatat per hari ini, Jumat (1/3) di Sumut, stok Biosolar sebanyak 36.532 Kilo Liter (KL) dan stok Pertalite sejumlah 46.530 KL.

Baca Juga: Konsisten Bahas Keberlanjutan, Pertamina Sabet 2 Penghargaan dari Nusantara TV

Untuk stok BBM berkualitas berupa Pertamax Turbo sebanyak 1.251 KL, Pertamax sejumlah 390 KL dan 2.373 KL Dex Series.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan kebutuhan avtur sebanyak 13.091 KL di Sumut. Stok berjalan avtur tersebut masih dalam keadaan lebih dari cukup, yakni selama 20 hari.

"Stok BBM dan avtur ini belum termasuk stok yang akan disalurkan dari kilang dan stok yang sedang berjalan dari kapal tanker," jelas Satria.

Baca Juga: PLN Berhasil Sambungkan Listrik dari Pulau Sumbawa ke Bajo Pulau di NTB, Warga Kini Nikmati Listrik 24 Jam

Halaman:

Tags

Terkini