rilis-bumn

Gelar Road to PLN Investment Days 2024, PLN Buka Kolaborasi Wujudkan Transisi Energi di Indonesia

Kamis, 7 Maret 2024 | 14:30 WIB
Forum Diskusi Road to PLN Investment Days 2024 diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari pemerintah, pelaku bisnis, akademisi, hingga investor dalam dan luar negeri di sektor energi. (DOK.PT PLN (Persero))

”Kami sebagai pemerintah mengajak semua pihak berkolaborasi, dalam artinya saling menguntungkan. Dari acara ini harus ada masukan-masukan yang sangat prinsip kepada pemerintah,” tandas Jisman.

Baca Juga: SPMT Rangkul Gen-Z Siapkan Masa Depan Melalui Pelindo Youth Community

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLN mengakui bahwa transisi energi tidak bisa dijalankan sendiri. Sebagai katalisator transisi energi, PLN harus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi dari tantangan yang ada.

Melalui forum diskusi Road to PLN Investment Days 2024, kata dia, nantinya PLN ingin menyampaikan rencana pengembangan kelistrikan ke depan dan menangkap aspirasi dari para pemangku kepentingan.

Nantinya saat PLN Investment Days 2024 digelar, PLN siap memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan infrastruktur kelistrikan di Indonesia.

Baca Juga: Tenant ITDC di The Nusa Dua Tawarkan Paket Menginap Spesial untuk Hari Raya Nyepi 1946 Saka

“Di sinilah marwah dari PLN Investment Day 2024. Ini adalah simbol perubahan besar. Dari PLN yang dulunya tertutup, menjadi sangat terbuka dan kolaboratif. Dari PLN yang dulunya hanya operator dengan ruang pengembangan yang terbatas, menjadi the center of value creation,” ujar Darmawan.

Darmawan meyakini, melalui kolaborasi, tantangan seperti mismatch sumber EBT dengan pusat beban dan intermitensi pada EBT bisa diurai dan diselesaikan. PLN telah menyusun program Accelerated Renewable Energy Development (ARED)

Dengan ARED, PLN membangun pemerataan kelistrikan nasional melalui Green Enabling Super Grid. Menjadikan sistem kelistrikan Indonesia yang sebelumnya terpisah antar pulau menjadi terhubung satu sama lain dan potensi EBT berskala besar yang belum dimanfaatkan selama ini dapat dimaksimalkan.

Baca Juga: Ayo Segera Pesan, KAI Buka Pemesanan Tiket 24 KA Tambahan Lebaran untuk Tahap Pertama

Pasokan listrik berbasis EBT akan meningkat dari 22 GW menjadi 61 GW.

Kemudian, untuk mengatasi tantangan intermitensi dari sumber EBT, PLN juga membangun smart grid dengan smart power plant dan flexible generation yang dilengkapi smart transmission, smart distribution, smart control center dan smart meter.

Lewat ARED ini membuat penambahan kapasitas listrik 75 persen bersumber dari EBT, sementara 25 persen berasal dari gas alam.

Baca Juga: Dukung Transaksi Melalui Platform Pasar Digital UMKM, Jasa Marga Gelar Acara Appreciation Day PaDi UMKM 2024

Lewat agenda ini, Darmawan juga secara terbuka mengajak pada para pemangku kebijakan di sektor energi untuk berkolaborasi dalam aspek teknologi, inovasi dan investasi.

Halaman:

Tags

Terkini