Kabar BUMN - PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kebijakan inklusif dan kesetaraan gender di tempat kerja.
Hal ini dilakukan Pertamina dalam momentum Hari Perempuan Internasional (Women International Day).
Di Pertamina jumlah pekerja perempuan terus bertambah, bahkan lebih dari 18% pekerja level manajemen merupakan perempuan.
Baca Juga: PTBA Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2024
Nicke Widyawati Direktur Utama Pertamina mengatakan bahwa Pertamina memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan dan laki-laki pada semua level.
Hal ini diwujudkan dalam kebijakan yang disusun oleh Pertamina maupun keseharian dalam lingkungan kerja bagi seluruh Perwira (pekerja Pertamina).
"Semua pihak, laki-laki dan perempuan, pada semua level di Pertamina memahami bahwa kesetaraan gender adalah baik bagi perusahaan."
Baca Juga: Deretan Wisata di Gunung Merapi yang Mengajak Pengunjung Rasakan Hebatnya Amukan Merapi
"Kami meyakini bahwa inclusivity, salah satunya kesetaraan gender, adalah hal yang harus dijaga dan dipertahankan karena menjadikan perusahaan lebih sempurna," jelas Nicke.
Melalui benchmark pada perusahaan energi global, Pertamina menyusun affirmative policy terhadap upaya membangun kesetaraan gender.
Hal ini diwujudkan dengan pembentukan Perempuan Pertamina Tangguh dan Inspiratif Wibawa Integritas (PERTIWI).
Terbentuknya komunitas PERTIWI merupakan gerakan bersama untuk gender equality, di mana anggota komunitas ini tidak hanya kaum perempuan namun juga laki-laki.
“Ini bukan menggelar karpet merah untuk perempuan, tetapi memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan dan laki-laki,” imbuhnya.
Dalam implementasi program, PERTIWI fokus pada empat bidang yakni pengembangan (Development), Kesejahteraan (Wellbeing), Keberlanjutan (Sustainability), dan Kemitraan dan Komunikasi (Partnership and Communication).