rilis-bumn

Kilang Pertamina Unit Balikpapan Siap Tingkatkan Kapasitas Produksi, Sebelumnya 260 Barrel Per Hari Kini Menjadi..

Sabtu, 9 Maret 2024 | 06:00 WIB
PT Kilang Pertamina Unit Balikpapan Siap Tingkatkan Kapasitas Produksi Per Harinya! (DOK.PT Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan Sub Holding Refining & Petrochemical Pertamina)

Salah satu peserta Grand Toolbox Meeting dari PT Panca Putra Mulia Hari Purwanto memberikan sharing risiko yang ia hadapi saat bekerja dan cara mengantisipasinya.

Baca Juga: Malam Hari di Singapura Tetap Penuh Warna di Tempat-tempat yang Justru Semakin Mengagumkan Setelah Matahari Terbenam

“Saya bekerja di HSC kolom C120. Untuk bahaya bekerja di ketinggian, mitigasinya mengenakan full body harness. Kemudian untuk antisipasi benda jatuh, kita amankan jangan letakkan barang di pinggir, kita ikat atau masukkan ke dalam karung. Kemudian untuk mitigasi ruang terbatas kekurangan oksigen, kita dapat mengenakan masker oksigen dan lakukan gas tes terlebih dahulu,” tutur Hari.

Sebagai informasi, Toolbox Meeting adalah salah satu kegiatan dalam upaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang rutin dan terencana sebelum dimulainya pekerjaan.

Grand Toolbox Meeting yang dilakukan dalam skala besar dilaksanakan sebagai media koordinasi untuk menginformasikan segala sesuatu yang berkaitan tentang K3 kepada pekerja, diantaranya adalah informasi penjelasan prosedur, isu seputar K3 (kecelakaan kerja, temuan ketidaksesuaian), pelatihan singkat kepada pekerja dan info-info lainnya.

Baca Juga: Jelang Mudik, PAPDI Imbau Update Imun dengan Vaksin IndoVac Produksi Bio Farma

Sementara itu, Manager HSSE PT KPI Unit Balikpapan, Binsar Butar Butar mengharapkan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama proyek ini berlangsung.

“Rekan-rekan sudah bisa identifikasi sendiri. Sebelum memulai pekerjaan, pastikan identifikasi bahayanya apa. Kedua tentukan mitigasinya, kemudian upayakan semua risiko dapat terkendali, doa kita bersama semua lancar dan selamat,” jelas Binsar.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, proses transisi dari kilang eksisting ke kilang baru merupakan proses yang rumit, sehingga diperlukan kehati-hatian termasuk proses perawatan untuk menunjang pengembangan RDMP Balikpapan untuk meningkatkan kapasitas kilang.

Baca Juga: Healing ke Tempat yang Segar-segar di Tasikmalaya, Curug Ciparay Bisa untuk Wisata Sekaligus Hiking

"Kita harapkan prosesnya lancar sehingga nanti bisa selesai sesuai target dan kilang Balikpapan akan menjadi kilang pengolahan terbesar yang dimiliki Indonesia dengan kapasitas 360 ribu barel per hari," ucap Fadjar

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***

Halaman:

Tags

Terkini