Kabar BUMN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan total sebanyak 1.094 Kereta Api Jarak Jauh pada periode Jumat – Selasa (8-12/3/2024).
Dengan demikian, rata-rata ada 219 perjalanan KA Jarak Jauh selama periode tersebut.
Hal ini dilakukan KAI untuk melayani penumpang selama periode long weekend libur Nyepi bersamaan dengan awal bulan Ramadan.
Baca Juga: KAI Raih Penghargaan Best Crisis Handling BUMN dari Menteri BUMN pada BCOMSS 2023
Terdapat tambahan 16 perjalanan KA Jarak Jauh bila dibandingkan dengan periode pekan sebelumnya, yaitu Jumat – Selasa (1-5/3/2024).
Daftar KA Jarak Jauh yang ditambah perjalanannya yaitu 4 perjalanan KA Manahan (Gambir – Solo Balapan pp), 4 perjalanan KA Argo Parahyangan (Gambir – Bandung pp), 4 perjalanan KA Kaligung (Tegal – Semarang Poncol pp), dan 2 perjalanan KA Argo Cheribon (Gambir – Cirebon pp), dan 2 perjalanan KA Sancaka (Yogyakarta – Surabaya Gubeng pp).
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, penambahan frekuensi perjalanan kereta api tersebut ditujukan untuk mengantisipasi peningkatan volume pelanggan pada libur panjang akhir pekan di awal bulan Maret 2024.
Libur panjang ini juga spesial bagi umat muslim yang ingin berkumpul dengan keluarga pada awal Ramadan.
“Peningkatan jumlah perjalanan KA ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama pada masa high season seperti long weekend ini,” kata Joni.
Berdasarkan pantauan pada Sabtu (9/3/2024) sore, total tiket KA yang terjual pada Jumat – Sabtu (8-9/3) sebanyak 353.214 tiket atau rata-rata 176.607 tiket per hari.
Jumlah tiket yang terjual tersebut meningkat 17% dibandingkan dengan pekan sebelumnya, dimana pada Jumat – Sabtu (1-2/3) jumlah tiket yang terjual sebanyak 301.237 tiket.
Adapun update jumlah tiket yang terjual untuk periode Jumat – Selasa (8-12/3) adalah sebanyak 599.344 tiket atau 85% dari total tiket yang disediakan sebanyak 709.855 tiket.