“Penghargaan ini tentunya tidak hanya sebagai wujud kalibrasi atas apa yang sudah Telkom lakukan saat ini, tapi juga motivasi untuk terus memberikan yang terbaik ke depannya."
"Terima kasih juga kami ucapkan kepada tim Corporate Communication, Community Development Center, dan seluruh karyawan Telkom yang telah menggaungkan program dan pencapaian perusahaan sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat."
"Semoga Telkom dapat terus menjalin hubungan baik dengan masyarakat, media, dan seluruh stakeholder,” ungkap Fajrin.
Sebagai perusahaan yang dual listing telkom sangat fokus pada prinsip keterbukaan informasi dalam menjalankan fungsi komunikasi.
Hal ini diimplementasikan ke dalam setiap program-program komunikasinya, termasuk penanganan krisis dan pengelolaan media.
“Kami memastikan bahwa informasi yang disampaikan ke media adalah resmi dari perusahaan, di mana informasi yang disampaikan cepat, valid, dan jelas."
"Kami juga terbuka dengan komunikasi dua arah dari para stakeholder, khususnya media."
"Khusus untuk penanganan krisis, Telkom tidak hanya fokus pada strategi reaktif untuk menurunkan krisis tersebut."
"Namun juga proaktif terkait memastikan informasi dapat diperoleh dengan cepat oleh masyarakat dan reputasi perusahaan dapat segera dipulihkan melalui keterbukaan informasi,” jelas Andri Herawan Sasoko.
Menteri BUMN Erick Thohir dalam sambutannya mendorong seluruh perusahaan BUMN untuk terus menerapkan prinsip keterbukaan informasi dan program keberlanjutan demi terciptanya tata kelola perusahaan yang baik.
“Ini bagian kita terus mendorong keterbukaan informasi sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang baik,” ungkapnya.
Menteri BUMN juga menegaskan agar BUMN terus mempercepat langkah transformasi.