rilis-bumn

Presiden Tebar 8.261 Ton Bantuan Pangan Beras di Kalbar, Erick Thohir Sebut Ketahanan Pangan Butuh Keseriusan Semua Pihak

Rabu, 20 Maret 2024 | 18:30 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan penyerahan Bantuan Pangan Beras di Singkawang, pada Rabu (20/3/2024). (DOK.Kementerian BUMN)

Kebijakan tersebut dikeluarkan untuk menghormati Pemilu dan tidak mengganggu proses demokrasi.

 

Baca Juga: Cocok Jadi Pendamping Saat Sahur atau Buka Puasa, Berikut 6 Jenis Kerupuk Populer di Indonesia

Bantuan pangan beras ini dikelola sepenuhnya oleh Badan Pangan Nasional bersama Bulog. Bantuan ini dilakukan secara masif dengan menggandeng pemerintah daerah secara nasional.

Bantuan Pangan Beras merupakan program pemerintah berupa penyaluran beras yang bersumber dari stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog.

Program ini merupakan salah satu pemanfaatan CBP sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah.

 

Baca Juga: Masjid-masjid Megah di Eropa, Selain Beribadah Juga Bisa Berwisata ke Sini

Sasaran penerima Bantuan Pangan Beras Tahap I Tahun 2024 secara nasional adalah sejumlah 22.004.077 KPM. Jumlah beras yang akan disalurkan mencapai 497.048 ton.

Adapun besaran bantuan pangan beras adalah sebanyak 10 kilogram (kg) beras per KPM per bulan.

Sebagaimana diketahui, bantuan Pangan Beras ini telah terlaksana sejak awal tahun 2023 dalam 2 tahapan dan kemudian dilanjutkan lagi pada tahun 2024.

Baca Juga: Raih Capaian Positif, BSI Serahkan Rp 222,7 M Zakat Perusahaan Melalui Baznas di Ramadan Tahun Ini

Bantuan pangan beras di 2024 disalurkan mulai Januari sampai Maret dan dapat diperpanjang dari April sampai Juni dengan catatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih memungkinkan.***

Halaman:

Tags

Terkini