rilis-bumn

Peringati Hari Hutan Internasional 2024, SIG Tanam Lebih dari 500 Ribu Pohon di Lahan Pascatambang Pabrik Tuban

Kamis, 21 Maret 2024 | 17:00 WIB
Penanaman kaliandra merah di lahan pascatambang batu kapur, SIG Pabrik Tuban, Jawa Timur. (DOK.PT Semen Indonesia (Persero) Tbk)

Kabar BUMN - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melakukan pemulihan lahan pascatambang dengan penanaman pohon salah satunya yang berlokasi di Pabrik Tuban, Jawa Timur.

Penanaman pohon ini merupakan komitmen SIG dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Hingga tahun 2023, SIG telah melakukan reklamasi seluas 238,64 hektare dengan penanaman 503.466 pohon (revegetasi) di Pabrik Tuban.

Baca Juga: Cuma Pakai QRIS Livin' by Mandiri Beli Tiket Nonton Film Ghostbuster Bisa Dapat Cashback 100%, Miliki Juga e-Money Edisi Spesialnya

 

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, revegetasi lahan pascatambang merupakan upaya SIG dalam memulihkan fungsi lahan dan meningkatkan kemanfaatannya secara berkelanjutan.

Selain itu, upaya ini juga ditujukan untuk melindungi keanekaragaman hayati di area sekitar Pabrik Tuban.

Saat ini terdapat lebih dari 10 jenis pohon yang telah ditanam di lahan pascatambang SIG Pabrik Tuban, di antaranya pohon jati, klampis, trembesi, johar, flamboyan, kayu putih, mahoni, sengon buto, jeruk, nyamplung, beringin, hingga sawo kecik.

Baca Juga: Wujudkan Mudik Ceria Penuh Makna, Jasa Marga Siagakan Layanan Operasional Arus Mudik dan Balik Hari Raya Idul Fitri 1445 H

”Pemilihan jenis pohon yang ditanam di lahan pascatambang SIG Pabrik Tuban juga dilakukan berdasarkan kemanfaatannya, seperti pohon trembesi, mahoni, beringin dan jati yang memiliki kemampuan menyerap emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang baik,” kata Vita Mahreyni.

Di lahan pascatambang tersebut, SIG Pabrik Tuban juga memiliki arboretum Bukit Daun yang menyimpan koleksi sejumlah tanaman langka, seperti agathis dammara (damar), eusyderoxylon zwageri (ulin), aquilaria malaccensis (gaharu), phoenix dactylifaera (kurma) dan limonia acidissima (kawista).

Bahkan, kawasan yang menjadi sarana wisata edukasi dan fasilitas riset dan penelitian ini, juga menjadi habitat bagi keragaman avifauna, seperti prenjak padi, terkukur, cucak kutilang, cipoh kacat dan takur ungkut- ungkut

Baca Juga: Wisata Hutan Desa Ngablak, Studio Foto Alam Paling Estetik di Magelang Lengkap dengan Mini Zoo Hingga Cafe, Harga Tiketnya Cuma Rp10 Ribu

Lebih dari itu, SIG Pabrik Tuban juga melakukan terobosan inovatif dalam pengelolaan lahan pascatambang dengan membangun kawasan Ecopark Kambangsemi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini