Baca Juga: Cek Batas Usia Pendaftar Rekrutmen Bersama BUMN 2024, Fresh Graduate S1/D4 Maksimal Sampai Umur..
"Bahkan Kantor Manajemen Pusat (KAMPUS) DAHANA mengusung konsep green building sesuai dengan standar Green Building Council Indonesia (GBCI),” lanjut Juli Jajuli.
Pembangunan EMC ini merupakan hasil kolaborasi BUMN yang dipimpin oleh PT PP (Persero) sebagai kontraktor yang ditunjuk bersama PT Bina Karya (Persero) sebagai pengawas serta PT BNI (Persero) Tbk dan PT Telkom (Persero) Tbk sebagai pendukung lainnya.
Kawasan EMC terbagi menjadi beberapa zona dan menaungi berbagai fasilitas produksi termasuk pusat penelitian dan pengembangan.
Kemudian pabrik bahan peledak antara lain termasuk pabrik emulsion, pabrik detonator, pabrik DANFO, dan Filling Bomb serta dilengkapi laboratorium, pusat pelatihan, dan fasilitas pendukung lainnya.
Melalui fasilitas yang lengkap, DAHANA mampu berkembang pesat. Bahkan, bahan peledak produk Subang ini menjadi langganan konsumen di luar negeri seperti ekspor produk cartridge emulsion ke Australia.
Selain pabrik, DAHANA memiliki fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) yang mendapatkan kepercayaan tinggi dari konsumen, termasuk konsumen sektor Minyak dan Gas.
PLB DAHANA merupakan tempat penyimpanan importasi bahan peledak yang memiliki lokasi strategis.
Melalui PLB, perusahaan – perusahaan Migas dan pertambangan dapat menghemat biaya transportasi dan logistik mereka serta mendukung pertumbuhan industri khususnya sektor Migas.
“Penghematan tersebut berasal dari pemangkasan biaya saat proses mendatangkan dan menyimpan bahan baku peledak dari luar negeri sebelum digunakan oleh konsumen,” terang Juli.
Kiprah DAHANA di Kabupaten Subang telah dirasakan manfaatnya.
Sebagai bagian dari Holding BUMN Industri Pertahanan, DAHANA berkomitmen untuk maju bersama masyarakat khususnya di Subang.