Baca Juga: Brantas Abipraya Raih Best KIP Dalam Ajang BCOMSS Tahun 2024
Yakni, dengan membangun tenaga kelistrikan (ramah lingkungan) pada pembangkit energi PLTA atau PLTM serta pengembangan investasi pada PLTS pada tahun 2019.
Saat ini Brantas Energi telah mengoperasikan 5 Unit Pembangkit Listrik yang memanfaatkan sumber Energi Terbarukan dengan total kapasitas 29,0 MW.
Brantas Energi terus melakukan pengembangan pemanfaatan potensi Energi Terbarukan lainnya sebagai bentuk komitmen Perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia.
Baca Juga: Brantas Energi Serius Jadi Pemain Utama di Sektor EBT
Menurut Satiyobudi, proyek PLTM Titab ini tidak hanya memanfaatkan secara efisien infrastruktur Bendungan Titab oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, namun juga memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif Pemerintah untuk memperluas penggunaan energi terbarukan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat lokal melalui proyek ini”, imbuh Satiyobudi.
Proyek PLTM Titab merupakan salah satu proyek yang diberikan dana hibah Pemerintah Inggris melalui Program MENTARI.
Baca Juga: Brantas Abipraya Bangun Bendungan Cijurey Guna Atasi Banjir Karawang-Bekasi
Hibah ini menjadi bukti nyata dari komitmen Inggris untuk mendukung upaya Indonesia dalam mencapai tujuan energi bersih. Dari total biaya investasi sekitar Rp 210 miliar, Pemerintah Inggris berkontribusi sebesar Rp21 miliar.***