Selain itu, Hutama Karya juga membuka posko pantau untuk memonitor arus lalu lintas sekaligus kondisi area utama pekerjaan.
Dalam percepatan konstruksi, dilakukan penerapan lean construction untuk perencanaan yang efektif, penggunaan teknologi digital construction dalam perancangan, pengendalian dan evaluasi pekerjaan serta hal signifikan lainnya yang dapat membantu proses pekerjaan.
Adjib juga mengatakan bahwa Hutama Karya berkomitmen untuk menyelesaikan jalan tol yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) ini sesuai target sehingga dapat segera memangkas waktu perjalanan dari Semarang menuju Demak yang selama ini ditempuh dalam waktu 1,5 jam menjadi 20 menit serta meningkatkan perekonomian setempat.
“Dengan progres yang telah dicapai, kehadiran proyek ini nantinya dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat,” tutupnya.***